SASINO BIKEZ > Auto Klasik > Motor Jawa (1929 – Sekarang)

Jawa (baca : Yava) adalah merk sepeda motor dari Republik Ceko (Czech republic), yang dulu bernama Cekoslovakia (Czechoslovakia). Nama “Jawa” ditemukan setelah sang pembuat motor, Frantisek Janecek yang lahir pada 23 Januari 1878, membeli divisi motor dari Wanderer pada tahun 1929 (untuk sepeda motor baru mereka yang bermesin 500 cc ), dengan menggabungkan suku kata pertama Janeček dan Wanderer. Perusahaan ini masih aktif hingga sekarang.

Motor Pertama
Motor pertama diperkenalkan pada tanggal 23 Oktober 1929 berupa sebuah motor bermesin 500 cc 4-tak dengan daya 12 kW (18 hp) dan konsumsi bahan bakar 6 liter per 100 km. Walaupun dijual dengan harga tinggi, motor ini berhasil melalui tahun pertamanya yang kemudian mengalami beberapa perbaikan kontruksional.

Motor Kedua
Karena resesi ekonomi pada awal tahun 1930, orang-orang membutuhkan sepeda motor yang lebih murah dan sederhana. Tahun 1932 ditandai perusahaan ini dengan peluncuran Jawa 175. Dengan mesin 3,6 kW-nya, motor ringan ini (hanya berbobot 70 kg) mampu menggeber kecepatannya hingga 80 km / jam dan konsumsi bahan bakar 3,5 liter per 100 km. Tahun pertama produksi Jawa 175 menjadi sebuah kesuksesan, terbukti perusahaan mampu menjual lebih dari 3000 unit Jawa 175 atau hampir tiga kali jumlah penjualan model 500 cc selama tiga tahun produksi. Produksi Jawa 175 akhirnya berhenti pada tahun 1946. Pada tahun 1938, Jawa menjadi pelopor sistem ‘test drive’ pada saat event pameran motor. Yang dipakai sarana test drive adalah Jawa 175 custom yang dilengkapi dengan setang ganda (setang kedua berada di bagian belakang untuk instruktur). Selama bertahun-tahun, perusahaan telah memproduksi total 27.535 unit Jawa 175.

Pada tahun 1935, Jawa mulai memproduksi motor OHV 350 cc :

Pada tahun yang sama (1935) dimulailah produksi motor Jawa 250 Special, sementara pada tahun 1937 keluar motor Jawa 100 Robot :

Pasca Perang
Pada tahun 1946, diperkenalkan motor Jawa 2-tak kapasitas 250cc bermesin tunggal dengan knalpot ganda yang menjadi motor serba guna terluas di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang bersekutu dengan blok komunis.

Sebuah mesin 350cc dua silinder 2-tak diekspor ke seluruh dunia dan dijual dengan berbagai nama merek lain, termasuk merek Eaton’s dari Eaton’s Road King. Selain itu, sepeda motor silinder tunggal yang besar dijual beberapa tahun kemudian pada tahun 1960 oleh Sears of Canada.
Tahun 1952, Jawa memproduksi motor bermesin 500 OHC:

Tahun 1954 Jawa mulai memproduksi sebuah mesin 250/350 cc :

Tahun 1966, Jawa memproduksi motor 350 cc Californian :

Tahun 1970, Jawa memproduksi mesin kapasitas 250/350 cc UR :

Tahun 1974, Jawa mulai memproduksi motor 350 cc model 634 :

Perusahaan sepeda motor merk CZ kemudian di-merger dengan Jawa oleh ekonom socialist setelah kemenangan Komunis pada tahun 1948 (Communist victory in 1948). CZ sebenarnya juga membuat sepeda motor street, tetapi lebih terkenal karena model motor motocross dan enduro mereka.

Model ISDT untuk motor trail dan motor enduro ini diproduksi di bawah plat-nama Jawa & CZ.

Moped
Jawa membuat variasi moped 2-tak (two-stroke mopeds) dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang menyertakan sistem pengapian elektronik (electronic ignition) pada moped mereka. Sayangnya, unit “Tranizmo” ini termasuk kategori produk gagal. Pada perkembangannya, moped merk Jawa mempunyai reputasi yang kurang baik karena tingkat kesulitan mendapatkan suku cadang yang cukup tinggi dan rating kegagalan unit “Tranizmo” ternyata cukup tinggi. Untuk informasi lebih jauh tentang mopeds Jawa, silakan lihat babetta.

Jawa di India
Sepeda motor Jawa diperkenalkan di India sekitar tahun 1950-an dan mereka cukup mengkultuskan merk ini hingga saat ini. Motor diekspor langsung ke India oleh Ideal Jawa yang bermarkas di Mysore. Model 250cc, 250cc Yezdi, Twin 350, dan model Monarch masih dikendarai di sana hingga hari ini (di Indonesia mungkin bisa disamakan kasusnya dengan Honda CB). Sepeda motor Jawa dengan bantalan tangki dan sistem pengapian yang terletak pada tangki bahan bakar saat ini telah menjadi kategori kolektor item. Motor Jawa juga menggunakan Yezdi sebagai padanan kata “pergi atau berlari”.
Sejarah Jawa menunjukkan catatan yang cukup aktif dalam dunia balap dan merupakan produsen motor di Eropa Timur yang paling aktif dalam olahraga mekanik. Di trek balap, Jawa hadir di Kejuaraan Dunia sampai pertengahan enam puluhan dengan penampilan yang terhormat meskipun dengan keterbatasan anggaran mereka. Dalam motocross, perusahaan membangun sebuah Palmares yang mengesankan sebelum mesin 4-taknya digantikan oleh mesin 2-tak. Dalam balap speedway, balap dirt track, dan balap es (ice racing) di mana mesin 4-tak mereka masih memberikan keberuntungan, perusahaan tetap menjadi kekuatan yang dominan dengan mencetak sejumlah kemenangan tak terkalahkan hingga hari ini (silakan diverifikasi). Jawa Speedway kini menjadi sebuah perusahaan terpisah seiring dengan privatisasi pada tahun 1990-an dengan jatuhnya Sosialisme (Socialism).

Setelah pembubaran serikat rakyat Ceko dan Slovakia menjadi dua negara yang terpisah dan pembongkaran perekonomian sistem sosialis, maka konsumen motor Jawa dan motor kompetisi Speedway dibagi menjadi dua perusahaan terpisah. Motor Jawa Speedway masih sukses, sementara perusahaannya sedang sekarat. Pada tahun 2006, Jawa menghasilkan tiruan Honda 250 cc, 125 cc dan 50 cc serta sepeda motor besar dengan mesin Rotax 650 cc (mesin ini dapat juga ditemukan dalam BMW F650 series). Salah satu ikon motor Jawa yaitu twin 350cc 2-tak, yang tidak berubah secara mekanik sejak 1960-an tapi sangat bisa diandalkan, sudah dalam kondisi sekarat. Sementara itu, saudaranya, mesin tunggal 250 cc twin-port dua-tak tidak lagi tersedia.
Motor Jawa bermesin besar seperti Rotax 650 cc datang dalam tiga variasi berbeda. Jawa Klasik 650 adalah sebuah sepeda retro dengan proporsi klasik. Jawa 650 Style ditujukan untuk jalan-jalan kota. Sementara Jawa 650 Dakar adalah sebuah sepeda enduro skala penuh yang mirip dengan Honda XL Transalp. Maksimal output (kW / rev. X min-1)=35,4 / 6500 ; sementara torsi maksimal (Nm / rev x menit-1)=57 / 5000.
Sepeda motor lama Jawa yang telah direstorasi dan diberi sentuhan akhir yang baik akan tampak menarik tidak kalah dengan motor lama lainnya.

sumber :
-http://jawa-motor.com/indexd635.html?idmenu=34
-http://en.wikipedia.org/wiki/Jawa_Motors
- sumber gambar : http://motorlama.com/
Jawa Logo
Jawa (baca : Yava) adalah merk sepeda motor dari Republik Ceko (Czech republic), yang dulu bernama Cekoslovakia (Czechoslovakia). Nama “Jawa” ditemukan setelah sang pembuat motor, Frantisek Janecek yang lahir pada 23 Januari 1878, membeli divisi motor dari Wanderer pada tahun 1929 (untuk sepeda motor baru mereka yang bermesin 500 cc ), dengan menggabungkan suku kata pertama Janeček dan Wanderer. Perusahaan ini masih aktif hingga sekarang.
Motor Pertama
Motor pertama diperkenalkan pada tanggal 23 Oktober 1929 berupa sebuah motor bermesin 500 cc 4-tak dengan daya 12 kW (18 hp) dan konsumsi bahan bakar 6 liter per 100 km. Walaupun dijual dengan harga tinggi, motor ini berhasil melalui tahun pertamanya yang kemudian mengalami beberapa perbaikan kontruksional.
Motor Kedua
Karena resesi ekonomi pada awal tahun 1930, orang-orang membutuhkan sepeda motor yang lebih murah dan sederhana. Tahun 1932 ditandai perusahaan ini dengan peluncuran Jawa 175. Dengan mesin 3,6 kW-nya, motor ringan ini (hanya berbobot 70 kg) mampu menggeber kecepatannya hingga 80 km / jam dan konsumsi bahan bakar 3,5 liter per 100 km. Tahun pertama produksi Jawa 175 menjadi sebuah kesuksesan, terbukti perusahaan mampu menjual lebih dari 3000 unit Jawa 175 atau hampir tiga kali jumlah penjualan model 500 cc selama tiga tahun produksi. Produksi Jawa 175 akhirnya berhenti pada tahun 1946. Pada tahun 1938, Jawa menjadi pelopor sistem ‘test drive’ pada saat event pameran motor. Yang dipakai sarana test drive adalah Jawa 175 custom yang dilengkapi dengan setang ganda (setang kedua berada di bagian belakang untuk instruktur). Selama bertahun-tahun, perusahaan telah memproduksi total 27.535 unit Jawa 175.
Pada tahun 1935, Jawa mulai memproduksi motor OHV 350 cc :
Pada tahun yang sama (1935) dimulailah produksi motor Jawa 250 Special, sementara pada tahun 1937 keluar motor Jawa 100 Robot :
Pasca Perang
Pada tahun 1946, diperkenalkan motor Jawa 2-tak kapasitas 250cc bermesin tunggal dengan knalpot ganda yang menjadi motor serba guna terluas di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang bersekutu dengan blok komunis.
Sebuah mesin 350cc dua silinder 2-tak diekspor ke seluruh dunia dan dijual dengan berbagai nama merek lain, termasuk merek Eaton’s dari Eaton’s Road King. Selain itu, sepeda motor silinder tunggal yang besar dijual beberapa tahun kemudian pada tahun 1960 oleh Sears of Canada.
Tahun 1952, Jawa memproduksi motor bermesin 500 OHC:
Tahun 1954 Jawa mulai memproduksi sebuah mesin 250/350 cc :
Tahun 1966, Jawa memproduksi motor 350 cc Californian :
Tahun 1970, Jawa memproduksi mesin kapasitas 250/350 cc UR :
Tahun 1974, Jawa mulai memproduksi motor 350 cc model 634 :
Perusahaan sepeda motor merk CZ kemudian di-merger dengan Jawa oleh ekonom socialist setelah kemenangan Komunis pada tahun 1948 (Communist victory in 1948). CZ sebenarnya juga membuat sepeda motor street, tetapi lebih terkenal karena model motor motocross dan enduro mereka.
Model ISDT untuk motor trail dan motor enduro ini diproduksi di bawah plat-nama Jawa & CZ.
Moped
Jawa membuat variasi moped 2-tak (two-stroke mopeds) dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang menyertakan sistem pengapian elektronik (electronic ignition) pada moped mereka. Sayangnya, unit “Tranizmo” ini termasuk kategori produk gagal. Pada perkembangannya, moped merk Jawa mempunyai reputasi yang kurang baik karena tingkat kesulitan mendapatkan suku cadang yang cukup tinggi dan rating kegagalan unit “Tranizmo” ternyata cukup tinggi. Untuk informasi lebih jauh tentang mopeds Jawa, silakan lihat babetta.
Jawa di India
Sepeda motor Jawa diperkenalkan di India sekitar tahun 1950-an dan mereka cukup mengkultuskan merk ini hingga saat ini. Motor diekspor langsung ke India oleh Ideal Jawa yang bermarkas di Mysore. Model 250cc, 250cc Yezdi, Twin 350, dan model Monarch masih dikendarai di sana hingga hari ini (di Indonesia mungkin bisa disamakan kasusnya dengan Honda CB). Sepeda motor Jawa dengan bantalan tangki dan sistem pengapian yang terletak pada tangki bahan bakar saat ini telah menjadi kategori kolektor item. Motor Jawa juga menggunakan Yezdi sebagai padanan kata “pergi atau berlari”.
Sejarah Jawa menunjukkan catatan yang cukup aktif dalam dunia balap dan merupakan produsen motor di Eropa Timur yang paling aktif dalam olahraga mekanik. Di trek balap, Jawa hadir di Kejuaraan Dunia sampai pertengahan enam puluhan dengan penampilan yang terhormat meskipun dengan keterbatasan anggaran mereka. Dalam motocross, perusahaan membangun sebuah Palmares yang mengesankan sebelum mesin 4-taknya digantikan oleh mesin 2-tak. Dalam balap speedway, balap dirt track, dan balap es (ice racing) di mana mesin 4-tak mereka masih memberikan keberuntungan, perusahaan tetap menjadi kekuatan yang dominan dengan mencetak sejumlah kemenangan tak terkalahkan hingga hari ini (silakan diverifikasi). Jawa Speedway kini menjadi sebuah perusahaan terpisah seiring dengan privatisasi pada tahun 1990-an dengan jatuhnya Sosialisme (Socialism).
Setelah pembubaran serikat rakyat Ceko dan Slovakia menjadi dua negara yang terpisah dan pembongkaran perekonomian sistem sosialis, maka konsumen motor Jawa dan motor kompetisi Speedway dibagi menjadi dua perusahaan terpisah. Motor Jawa Speedway masih sukses, sementara perusahaannya sedang sekarat. Pada tahun 2006, Jawa menghasilkan tiruan Honda 250 cc, 125 cc dan 50 cc serta sepeda motor besar dengan mesin Rotax 650 cc (mesin ini dapat juga ditemukan dalam BMW F650 series). Salah satu ikon motor Jawa yaitu twin 350cc 2-tak, yang tidak berubah secara mekanik sejak 1960-an tapi sangat bisa diandalkan, sudah dalam kondisi sekarat. Sementara itu, saudaranya, mesin tunggal 250 cc twin-port dua-tak tidak lagi tersedia.
Motor Jawa bermesin besar seperti Rotax 650 cc datang dalam tiga variasi berbeda. Jawa Klasik 650 adalah sebuah sepeda retro dengan proporsi klasik. Jawa 650 Style ditujukan untuk jalan-jalan kota. Sementara Jawa 650 Dakar adalah sebuah sepeda enduro skala penuh yang mirip dengan Honda XL Transalp. Maksimal output (kW / rev. X min-1)=35,4 / 6500 ; sementara torsi maksimal (Nm / rev x menit-1)=57 / 5000.
Sepeda motor lama Jawa yang telah direstorasi dan diberi sentuhan akhir yang baik akan tampak menarik tidak kalah dengan motor lama lainnya.
sumber :
-http://jawa-motor.com/indexd635.html?idmenu=34
-http://en.wikipedia.org/wiki/Jawa_Motors
- sumber gambar : http://motorlama.com/
Home > Auto Klasik > Kawasaki Rayakan 40 Tahun Kelahiran Seri Z
SAAT ini produsen sepeda motor Kawasaki tengah mempersiapkan beberapa kegiatan istimewa yang akan digelar di pameran motor Cologne Intermot 2012 untuk memperingati 40 tahun dipamerkannya superbike Kawasaki Z1 903 cc yang dipamerkan di pemeran serupa tahun 1972.
Sepeda motor 4 silinder bertenaga 82 hp yang menghebohkan itu telah mengubah dunia sepeda motor sekaligus menandai dimulainya persaingan tenaga mesin diantara para pabrikan sepeda motor sport terkemuka.
Setelah kehadiran Kawasaki Z1, para produsen sepeda motor berlomba-lomba meningkatkan tenaga mesin hingga 150 persen sekaligus mengurangi bobot kendaraan hingga 20 persen hingga saat ini.
Selain itu, Kawasaki berani menjual dengan harga yang sangat terjangkau US$1.895 yang merupakan salah satu kunci untuk memantapkan reputasinya sebagai sepeda motor Jepang yang dikenal handalan dengan performa tinggi.
Kawasaki 900 sejatinya adalah hasil pengembangan model 750 yang dilakukan oleh perancang Kawasaki bernama Gyoichi Inamura dan tim-nya di akhir tahun 60-an.
Namun ketika Honda merilis CB750 yang cukup mengejutkan dunia, Kawasaki tidak mau dianggap 'ikut-ikutan' dan mengambil sikap menunggu sambil mengembangkan mesin hingga mencapai 900 cc.
10 tahun setelah diluncukannya Kawasaki Z1, lahirlah Kawasaki 900 berikutnya dalam wujud GPZ900R di Laguna Seca, California, AS. Dibandingkan dengan Z1, Kawasaki GPZ900R sangat kontras. Z1 memiliki torsi pada putaran mesin bawah sehingga terasa seperti mesin truk, sementara GPZ memiliki putaran yang sangat tinggi.
Untuk merayakan 40 tahun kelahiran seri Z, Kawasaki berniat melakukan tour keliling Eropa untuk memamerkan sejarah sepeda motor seri Z ini selama beberapa tahun yang akan datang, yang akan ditandai dengan acara puncak pada bulan Oktober tahun ini dalam sebuah pameran istimewa di pameran Intermot di Jerman. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/19/4166/6/Kawasaki-Rayakan-40-Tahun-Kelahiran-Seri-Z
SAAT ini produsen sepeda motor Kawasaki tengah mempersiapkan beberapa kegiatan istimewa yang akan digelar di pameran motor Cologne Intermot 2012 untuk memperingati 40 tahun dipamerkannya superbike Kawasaki Z1 903 cc yang dipamerkan di pemeran serupa tahun 1972.
Sepeda motor 4 silinder bertenaga 82 hp yang menghebohkan itu telah mengubah dunia sepeda motor sekaligus menandai dimulainya persaingan tenaga mesin diantara para pabrikan sepeda motor sport terkemuka.
Setelah kehadiran Kawasaki Z1, para produsen sepeda motor berlomba-lomba meningkatkan tenaga mesin hingga 150 persen sekaligus mengurangi bobot kendaraan hingga 20 persen hingga saat ini.
Selain itu, Kawasaki berani menjual dengan harga yang sangat terjangkau US$1.895 yang merupakan salah satu kunci untuk memantapkan reputasinya sebagai sepeda motor Jepang yang dikenal handalan dengan performa tinggi.
Kawasaki 900 sejatinya adalah hasil pengembangan model 750 yang dilakukan oleh perancang Kawasaki bernama Gyoichi Inamura dan tim-nya di akhir tahun 60-an.
Namun ketika Honda merilis CB750 yang cukup mengejutkan dunia, Kawasaki tidak mau dianggap 'ikut-ikutan' dan mengambil sikap menunggu sambil mengembangkan mesin hingga mencapai 900 cc.
10 tahun setelah diluncukannya Kawasaki Z1, lahirlah Kawasaki 900 berikutnya dalam wujud GPZ900R di Laguna Seca, California, AS. Dibandingkan dengan Z1, Kawasaki GPZ900R sangat kontras. Z1 memiliki torsi pada putaran mesin bawah sehingga terasa seperti mesin truk, sementara GPZ memiliki putaran yang sangat tinggi.
Untuk merayakan 40 tahun kelahiran seri Z, Kawasaki berniat melakukan tour keliling Eropa untuk memamerkan sejarah sepeda motor seri Z ini selama beberapa tahun yang akan datang, yang akan ditandai dengan acara puncak pada bulan Oktober tahun ini dalam sebuah pameran istimewa di pameran Intermot di Jerman. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/19/4166/6/Kawasaki-Rayakan-40-Tahun-Kelahiran-Seri-Z
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Ariel Red Hunter
Ariel Red Hunter



Asal mula konstruksi Ariel Red Hunter adalah rancangan Val Page dari tahun 1926. Nama Red Hunter mulai digunakan Ariel untuk menamai produksinya pada tahun 1932, yaitu motor versi sport satu silinder berkapasitas 500cc. Tidak lama setelah itu, Ariel meluncurkan model yang sama dengan kapasitas 250 dan 350cc. Performa motor-motor ini cukup disegani. Red Hunter 350 yang berbobot 145 Kg berperforma 17 PS pada 5600 rpm sanggup meluncur hingga 129 Km/jam, cukup cepat untuk masa itu.
Di awal kiprahnya, Red Hunter hanya terkenal di ajang balap trial dan grass track. Untuk memperluas pasar Red Hunter, Ariel menugaskan Edward Turner yang juga merancang Ariel Square Four 1931. Edward melakukan face lift dengan penggunaan warna yang lebih cerah dan penerapan teknik krom. Hasil face lift cukup memuaskan pabrikan yang berkiprah dari tahun 1902 hingga 1970 ini.
Ariel Red Hunter laris manis hingga dihentikan produksinya pada tahun 1959. Foto Ariel diatas adalah Foto Ariel Red Hunter 350. Yang berplat D adalah Ariel 500 produksi tahun 1940. Barangkali mas Bro semua kalo naik Ariel bisa gebet artis macam Luna Maya atau Andhara Early hihihi…Ariel githu lhoooo..
Sumber:
Hugo Wilson- Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
Ariel Red Hunter
Asal mula konstruksi Ariel Red Hunter adalah rancangan Val Page dari tahun 1926. Nama Red Hunter mulai digunakan Ariel untuk menamai produksinya pada tahun 1932, yaitu motor versi sport satu silinder berkapasitas 500cc. Tidak lama setelah itu, Ariel meluncurkan model yang sama dengan kapasitas 250 dan 350cc. Performa motor-motor ini cukup disegani. Red Hunter 350 yang berbobot 145 Kg berperforma 17 PS pada 5600 rpm sanggup meluncur hingga 129 Km/jam, cukup cepat untuk masa itu.
Di awal kiprahnya, Red Hunter hanya terkenal di ajang balap trial dan grass track. Untuk memperluas pasar Red Hunter, Ariel menugaskan Edward Turner yang juga merancang Ariel Square Four 1931. Edward melakukan face lift dengan penggunaan warna yang lebih cerah dan penerapan teknik krom. Hasil face lift cukup memuaskan pabrikan yang berkiprah dari tahun 1902 hingga 1970 ini.
Ariel Red Hunter laris manis hingga dihentikan produksinya pada tahun 1959. Foto Ariel diatas adalah Foto Ariel Red Hunter 350. Yang berplat D adalah Ariel 500 produksi tahun 1940. Barangkali mas Bro semua kalo naik Ariel bisa gebet artis macam Luna Maya atau Andhara Early hihihi…Ariel githu lhoooo..
Sumber:
Hugo Wilson- Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Harley paling gesit, RR250
Harley paling gesit, RR250

Kebanyakan pengendara Harley tidak mengetahui bahwa Harley pernah menjadi juara dunia pada tahun 1970an, yakni dengan RR250. RR250 yang dikembangkan di Italia karena Harley membeli 50% saham Aermacchi, bermesin 2 silinder 2 tak. Motor berkapasitas 246cc ini sanggup melejit hingga 225 Km/jam, sebuah fakta yang lumrah, mengingat mesin yang sanggup menghasilkan 53 PS dan berbobot hanya 109 Kg.
RR250 merupakan jawaban Harley atas tantangan dan dominasi motor-motor Jepang di arena balap internasional. Pembalap Italia, Walter Villa, berhasil menjadi juara dunia 3 kali berturut-turut di kelas 250cc, yakni sejak tahun 1975 hingga 1977. Bahkan di tahun 1977, model yang sama yang berkapasitas 350cc juga berhasil menggondol gelar juara dunia.
Warna oranye-hitam yang melekat pada RR250 dan motor dirt track legendaris Harley, XR750, sepertinya menjadi trade mark Harley di dunia balap. Kombinasi warna yang menyimbolkan masa keemasan Harley di dunia balap juga bisa dijumpai pada produk baru mereka yang paling sporty, XR1200. Setelah mengetahui fakta-fakta ini tentunya pengetahuan kita tentang warna oranye bertambah. Oranye identik dengan Harley balap, KTM, Pos Indonesia, Partai Republik, Persija, jeruk mandarin, lampu sen, sun set, Bajaj, baju bola mantan penjajah kita dan pastinya kancut Ki Gede Anue.
Sumber:
Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007
home.ama-cycle.org
www.classic-motorrad.de
Harley paling gesit, RR250
Kebanyakan pengendara Harley tidak mengetahui bahwa Harley pernah menjadi juara dunia pada tahun 1970an, yakni dengan RR250. RR250 yang dikembangkan di Italia karena Harley membeli 50% saham Aermacchi, bermesin 2 silinder 2 tak. Motor berkapasitas 246cc ini sanggup melejit hingga 225 Km/jam, sebuah fakta yang lumrah, mengingat mesin yang sanggup menghasilkan 53 PS dan berbobot hanya 109 Kg.
RR250 merupakan jawaban Harley atas tantangan dan dominasi motor-motor Jepang di arena balap internasional. Pembalap Italia, Walter Villa, berhasil menjadi juara dunia 3 kali berturut-turut di kelas 250cc, yakni sejak tahun 1975 hingga 1977. Bahkan di tahun 1977, model yang sama yang berkapasitas 350cc juga berhasil menggondol gelar juara dunia.
Warna oranye-hitam yang melekat pada RR250 dan motor dirt track legendaris Harley, XR750, sepertinya menjadi trade mark Harley di dunia balap. Kombinasi warna yang menyimbolkan masa keemasan Harley di dunia balap juga bisa dijumpai pada produk baru mereka yang paling sporty, XR1200. Setelah mengetahui fakta-fakta ini tentunya pengetahuan kita tentang warna oranye bertambah. Oranye identik dengan Harley balap, KTM, Pos Indonesia, Partai Republik, Persija, jeruk mandarin, lampu sen, sun set, Bajaj, baju bola mantan penjajah kita dan pastinya kancut Ki Gede Anue.
Sumber:
Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007
home.ama-cycle.org
www.classic-motorrad.de
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > The First Superbike: CB 750
The First Superbike: CB 750



Coba Bro perhatikan foto CB 750 paling atas! Sebuah CB 750 masa kini hanyalah sebuah motor besar yang sangat biasa sekali deh..untuk ukuran moge, tidak ada yang istimewa dari motor ini. Namun, CB 750 tetap eksis hingga berpuluh-puluh tahun, artinya dia memang memiliki sesuatu untuk dibanggakan!
Bagaimana jika Bro lihat kedua CB 750 dari tahun 1969 ini? Kuno? Biasa saja? Mungkin itu yang terlintas di pikiran kita sebagai biker yang hidup di abad ke-21 ini. Bayangkan, apa pendapat bikers yang melihatnya saat CB 750 pertama kali diluncurkan?
CB 750 pertama kali diperkenalkan di ajang Tokyo Motorshow pada tahun 1968. Saat itu, fitur yang ditawarkan CB 750 sebagai motor jalanan sangat mencengangkan bikers dunia. Motor ini bermesin 4 silinder in line, konstruksi yang hingga saat ini masih berpengaruh besar pada motor2 superbike modern. Konstruksi ini diadopsi dari mesin-mesin balap Honda tahun 60-an yang bersilinder jamak mirdad. Berbeda dengan motor balap Honda yang menggunakan kem ganda dan 4 klep per silinder, CB 750 disederhanakan hingga hanya memiliki satu kem dan 2 klep per silinder. Baru pada tahun 1978 Honda mempersenjatai CB 750 dengan kem ganda dan 4 klep per silinder. Dengan kapasitas 736 cc (61 x 63 mm) bertenaga 67 PS/8000 rpm, motor berbobot full tank 230 kg ini sanggup menembus 198 Km/jam, fantastis untuk ukuran motor jalanan di masa itu. Di tahun 70-an, CB 750 adalah salah satu motor tercepat dan terdahsyat dalam urusan berakselerasi. Dengan mesin standard, CB 750 sanggup menempuh jarak 1/4 mil dengan catatan waktu dibawah 13 detik. Akselerasi ini didukung oleh gear box dengan 5 tingkat percepatan, satu gigi lebih banyak dibandingkan para pesaingnya.
CB 750 adalah motor jalanan pertama yang memiliki konstruksi 4 silinder dan menggunakan rem cakram hidrolik. Pengendara CB 750 juga dimanjakan oleh elektrik starter, teknologi eksotis pada masa itu. Supaya pengendara tidak was-was dan memanjakan bikers yang suka berolah raga, Honda masih memperlengkapi motor ini dengan kick starter.
Sejak awal diluncurkan, CB 750 laris manis. Mayoritas CB 750 dijual di Amerika Serikat, sedangkan bikers Inggris baru bisa menungganginya pada awal Januari 1970. Mengapa Honda bisa sangat sukses memasarkan si bongsor ini? Tidak hanya fitur yang tercanggih di masanya ataupun harga yang relatif murah untuk fitur yang ditawarkan, tetapi juga nama besar Honda. Bikers sudah mengenal kehandalan Honda dari motor-motor ber-cc lebih kecil yang diproduksi Honda di tahun-tahun sebelumnya. Honda dikenal sebagai produsen motor-motor bermesin handal, tidak ”makan oli” dan perangkat kelistrikan yang tidak rewel. Image Honda ini menjadi jaminan bagi para bikers, bahwa CB 750 tidak akan mengecewakan!!
Hanya satu kelemahan CB 750, rangka pipa bajanya dinilai kurang memadai ketika CB 750 dikendarai dengan ekstrem, tetapi untuk masa itu, handling CB 750 tergolong baik. Lagipula, berapa banyak sih bikers yang berani mengendarai salah satu motor jalanan tercepat saat itu dengan ekstreeeem??!!!!
CB 750 benar-benar menjadi tulang punggung pemasukan Honda. Kemenangan CB 750 di ajang balap 24 jam Bol d’or di Prancis pada tahun 1969 dan kemenangan di ajang balap 200 mil Daytona di Amerika Serikat pada tahun 1970 bahkan dinilai tidak perlu untuk mendongkrak penjualan CB 750. Karena kesuksesannya, Honda mengeluarkan versi mini CB 750: CB 500 F, CB 350 F dan CB 400 F.
Dengan segala prestasinya, CB 750 generasi awal dianggap sebagai first Superbike! Cycle World pun menobatkan CB 750 saat itu sebagai motor jalanan terbaik sedunia. Bahkan ada yang menobatkan CB 750 sebagai motor jalan terbaik abad ke-20. Dalam berbagai tayangan televisi yang mengangkat tema sepeda motor terbaik, CB 750 tidak pernah absen!! Predikat-predikat ini menyebabkan CB 750 generasi awal menjadi incaran dan kebanggaan para kolektor. Para pemimpi seperti saya hanya bisa berkata: tak ada CB 750, CB 200 pun jadi…
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München: 2007.
-Roland Brown: Motorräder, Faszination und Abendteuer.
The First Superbike: CB 750
Coba Bro perhatikan foto CB 750 paling atas! Sebuah CB 750 masa kini hanyalah sebuah motor besar yang sangat biasa sekali deh..untuk ukuran moge, tidak ada yang istimewa dari motor ini. Namun, CB 750 tetap eksis hingga berpuluh-puluh tahun, artinya dia memang memiliki sesuatu untuk dibanggakan!
Bagaimana jika Bro lihat kedua CB 750 dari tahun 1969 ini? Kuno? Biasa saja? Mungkin itu yang terlintas di pikiran kita sebagai biker yang hidup di abad ke-21 ini. Bayangkan, apa pendapat bikers yang melihatnya saat CB 750 pertama kali diluncurkan?
CB 750 pertama kali diperkenalkan di ajang Tokyo Motorshow pada tahun 1968. Saat itu, fitur yang ditawarkan CB 750 sebagai motor jalanan sangat mencengangkan bikers dunia. Motor ini bermesin 4 silinder in line, konstruksi yang hingga saat ini masih berpengaruh besar pada motor2 superbike modern. Konstruksi ini diadopsi dari mesin-mesin balap Honda tahun 60-an yang bersilinder jamak mirdad. Berbeda dengan motor balap Honda yang menggunakan kem ganda dan 4 klep per silinder, CB 750 disederhanakan hingga hanya memiliki satu kem dan 2 klep per silinder. Baru pada tahun 1978 Honda mempersenjatai CB 750 dengan kem ganda dan 4 klep per silinder. Dengan kapasitas 736 cc (61 x 63 mm) bertenaga 67 PS/8000 rpm, motor berbobot full tank 230 kg ini sanggup menembus 198 Km/jam, fantastis untuk ukuran motor jalanan di masa itu. Di tahun 70-an, CB 750 adalah salah satu motor tercepat dan terdahsyat dalam urusan berakselerasi. Dengan mesin standard, CB 750 sanggup menempuh jarak 1/4 mil dengan catatan waktu dibawah 13 detik. Akselerasi ini didukung oleh gear box dengan 5 tingkat percepatan, satu gigi lebih banyak dibandingkan para pesaingnya.
CB 750 adalah motor jalanan pertama yang memiliki konstruksi 4 silinder dan menggunakan rem cakram hidrolik. Pengendara CB 750 juga dimanjakan oleh elektrik starter, teknologi eksotis pada masa itu. Supaya pengendara tidak was-was dan memanjakan bikers yang suka berolah raga, Honda masih memperlengkapi motor ini dengan kick starter.
Sejak awal diluncurkan, CB 750 laris manis. Mayoritas CB 750 dijual di Amerika Serikat, sedangkan bikers Inggris baru bisa menungganginya pada awal Januari 1970. Mengapa Honda bisa sangat sukses memasarkan si bongsor ini? Tidak hanya fitur yang tercanggih di masanya ataupun harga yang relatif murah untuk fitur yang ditawarkan, tetapi juga nama besar Honda. Bikers sudah mengenal kehandalan Honda dari motor-motor ber-cc lebih kecil yang diproduksi Honda di tahun-tahun sebelumnya. Honda dikenal sebagai produsen motor-motor bermesin handal, tidak ”makan oli” dan perangkat kelistrikan yang tidak rewel. Image Honda ini menjadi jaminan bagi para bikers, bahwa CB 750 tidak akan mengecewakan!!
Hanya satu kelemahan CB 750, rangka pipa bajanya dinilai kurang memadai ketika CB 750 dikendarai dengan ekstrem, tetapi untuk masa itu, handling CB 750 tergolong baik. Lagipula, berapa banyak sih bikers yang berani mengendarai salah satu motor jalanan tercepat saat itu dengan ekstreeeem??!!!!
CB 750 benar-benar menjadi tulang punggung pemasukan Honda. Kemenangan CB 750 di ajang balap 24 jam Bol d’or di Prancis pada tahun 1969 dan kemenangan di ajang balap 200 mil Daytona di Amerika Serikat pada tahun 1970 bahkan dinilai tidak perlu untuk mendongkrak penjualan CB 750. Karena kesuksesannya, Honda mengeluarkan versi mini CB 750: CB 500 F, CB 350 F dan CB 400 F.
Dengan segala prestasinya, CB 750 generasi awal dianggap sebagai first Superbike! Cycle World pun menobatkan CB 750 saat itu sebagai motor jalanan terbaik sedunia. Bahkan ada yang menobatkan CB 750 sebagai motor jalan terbaik abad ke-20. Dalam berbagai tayangan televisi yang mengangkat tema sepeda motor terbaik, CB 750 tidak pernah absen!! Predikat-predikat ini menyebabkan CB 750 generasi awal menjadi incaran dan kebanggaan para kolektor. Para pemimpi seperti saya hanya bisa berkata: tak ada CB 750, CB 200 pun jadi…
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München: 2007.
-Roland Brown: Motorräder, Faszination und Abendteuer.
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Victoria Bergmeister Mematikan
Victoria Bergmeister Mematikan


Baru tau saya ada pabrikan motor made in Germany yang namanya Victoria. Perkenalkan, Victoria Bergmeister, motor bermesin 4 tak pertama yang diproduksi Victoria setelah Perang Dunia II, perusahaan motor Jerman yang eksis dari tahun 1899-1966. Sebelumnya, perusahaan yang didirikan Max Frankenburger dan Max Othenstein di Nürnberg, Jerman, menggunakan mesin boxer BMW di masa antara Perang Dunia I dan II. Pada tahun 1923, Victoria menggaet Martin Stolle dari BMW untuk mengembangkan mesin-mesin motor Victoria.
Pada tahun 1951, Victoria memperkenalkan V35 Bergmeister, motor bermesin V-Twin 64 derajat hasil rancangan Richard Küchen. Sebelumnya Victoria hanya memproduksi mesin-mesin 2 tak. Bergmesiter bisa diklaim sebagai motor Victoria yang paling terkenal. Motor yang baru bisa dimiliki umum pada tahun 1953 ini berkapasitas 347cc. Dengan tenaga 21 PS pada 6300 rpm, Bergmeister yang berbobot 177 Kg ini bisa mencapai 130 Km/ jam.
Motor yang menggunakan velg ring 19 ini memiliki gear box dengan 4 tingkat percepatan, tetapi tidak seperti motor pada umumnya yang menganut gear pada sistem perpindahan gear-nya, Bergmeister menggunakan rantai! (entah saya salah mengerti atau salah menerjemahkan, saya pun bertanya2????). Sebagai penggerak final, Victoria mempercayakan pada sistem gardan.
Bergmeister bisa dibilang produk ambisius Victoria. Produksi motor ini menelan biaya besar yang membuat perusahaan berdiri di tepi jurang kebangkrutan. Singkat kata, Bergmeister mematikan Victoria! Akhirnya produksi Bergmeister dihentikan pada tahun 1956. Setelah itu, Victoria hanya berkonsentrasi memproduksi motor-motor 2 tak berkapasitas kecil. Victoria yang mengalami kesulitan finansial akhirnya menikahi David Beckham (ngaco nih!!), yang bener: bergabung dengan firma Express Werke AG dan bagian sepeda motor Auto Union AG. Mereka menyebut diri mereka: POWER RANGER!!! Maaf, bukan jiplakan Google Five itu, tetapi mereka bergabung dan menggunakan nama Zweirad Union.
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
-Micro de Cet: Illustrierte klassische Motorräder, Enzyklopädie.
-www.meisterdinger.de
Victoria Bergmeister Mematikan
Baru tau saya ada pabrikan motor made in Germany yang namanya Victoria. Perkenalkan, Victoria Bergmeister, motor bermesin 4 tak pertama yang diproduksi Victoria setelah Perang Dunia II, perusahaan motor Jerman yang eksis dari tahun 1899-1966. Sebelumnya, perusahaan yang didirikan Max Frankenburger dan Max Othenstein di Nürnberg, Jerman, menggunakan mesin boxer BMW di masa antara Perang Dunia I dan II. Pada tahun 1923, Victoria menggaet Martin Stolle dari BMW untuk mengembangkan mesin-mesin motor Victoria.
Pada tahun 1951, Victoria memperkenalkan V35 Bergmeister, motor bermesin V-Twin 64 derajat hasil rancangan Richard Küchen. Sebelumnya Victoria hanya memproduksi mesin-mesin 2 tak. Bergmesiter bisa diklaim sebagai motor Victoria yang paling terkenal. Motor yang baru bisa dimiliki umum pada tahun 1953 ini berkapasitas 347cc. Dengan tenaga 21 PS pada 6300 rpm, Bergmeister yang berbobot 177 Kg ini bisa mencapai 130 Km/ jam.
Motor yang menggunakan velg ring 19 ini memiliki gear box dengan 4 tingkat percepatan, tetapi tidak seperti motor pada umumnya yang menganut gear pada sistem perpindahan gear-nya, Bergmeister menggunakan rantai! (entah saya salah mengerti atau salah menerjemahkan, saya pun bertanya2????). Sebagai penggerak final, Victoria mempercayakan pada sistem gardan.
Bergmeister bisa dibilang produk ambisius Victoria. Produksi motor ini menelan biaya besar yang membuat perusahaan berdiri di tepi jurang kebangkrutan. Singkat kata, Bergmeister mematikan Victoria! Akhirnya produksi Bergmeister dihentikan pada tahun 1956. Setelah itu, Victoria hanya berkonsentrasi memproduksi motor-motor 2 tak berkapasitas kecil. Victoria yang mengalami kesulitan finansial akhirnya menikahi David Beckham (ngaco nih!!), yang bener: bergabung dengan firma Express Werke AG dan bagian sepeda motor Auto Union AG. Mereka menyebut diri mereka: POWER RANGER!!! Maaf, bukan jiplakan Google Five itu, tetapi mereka bergabung dan menggunakan nama Zweirad Union.
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
-Micro de Cet: Illustrierte klassische Motorräder, Enzyklopädie.
-www.meisterdinger.de
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Moyangnya Motor: Daimler Einspur
Moyangnya Motor: Daimler Einspur

Ayo..sungkem dulu sama Mbah Moyang…Ini dia nih moyangnya benda-benda yang setiap hari mengantar kita kesana-kesini: Daimler Einspur.
Daimler Einspur boleh dikatakan sebagai motor pertama yang diturunkan ke muka bumi ini, yakni secara resmi pada tahun 1885. Meskipun sebelumnya ada motor 2 silinder karya Sylvester Roper pada tahun 1867. Masalahnya, motor karya Roper bertenaga uap, sedangkan Daimler Einspur adalah motor pertama berbahan bakar bensin. Kalo mas Bro lagi ke Jerman, bisa mampir ke Deutsches Zweirad und NSU Museum di kota Ulm, di sana si Moyangnya motor ini bersemayam. Letak museum ini tidak begitu jauh dari Frankfurt am Main, jika naik kereta, tapi kalo jalan kaki mungkin seminggu, kalo jalan jongkok, mungkin sampenya ke akherat.
Motor ini bermesin 1 silinder, 4 tak dengan kapasitas 264 cc. Soal tenaganya, ada yang bilang 1 PS pada 600 rpm (Micro de Cet), ada yang bilang 0,5 PS pada 700 rpm (Hugo Wilson). Motor ini memiliki rangka yang terbuat dari kayu, bobotnya hanya 90 Kg. Motor ini diciptakan oleh Gottlieb Daimler, seorang tukang insinyur Jerman. Dalam produksinya, ia dibantu anak didiknya, Wilhelm Maybach, yang diangkat Daimler menjadi chief-designer di bengkelnya.
Daimler Einspur lebih mirip kuda ketimbang sepeda, itu kalo dilihat dari tingginya. Joki tidak bisa menjejakkan kaki ke tanah, karena letak sadel yang mirip sadel kuda ini memang tinggi. Untuk itu, Daimler einspur diperlengkapi dengan 2 roda kecil untuk membuatnya tegak berdiri, ya seperti sepeda roda empat kita waktu kecil dulu. Daimler Einspur juga sudah melakukan jelajah negeri (liliput). Ia berhasil menempuh jarak antar kota sejauh 3 km saja dan tanpa mengalami masalah. Kecepatan maksimal saat pengetesan ini adalah 12 Km/ jam.
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
-Micro de Cet: Illustrierte Klassische Motorräder, Enzyklopädie.
-www.wired.com
-https://motorklassikku.wordpress.com/2008/11/07/moyangnya-motor-daimler-einspur/
Moyangnya Motor: Daimler Einspur
Ayo..sungkem dulu sama Mbah Moyang…Ini dia nih moyangnya benda-benda yang setiap hari mengantar kita kesana-kesini: Daimler Einspur.
Daimler Einspur boleh dikatakan sebagai motor pertama yang diturunkan ke muka bumi ini, yakni secara resmi pada tahun 1885. Meskipun sebelumnya ada motor 2 silinder karya Sylvester Roper pada tahun 1867. Masalahnya, motor karya Roper bertenaga uap, sedangkan Daimler Einspur adalah motor pertama berbahan bakar bensin. Kalo mas Bro lagi ke Jerman, bisa mampir ke Deutsches Zweirad und NSU Museum di kota Ulm, di sana si Moyangnya motor ini bersemayam. Letak museum ini tidak begitu jauh dari Frankfurt am Main, jika naik kereta, tapi kalo jalan kaki mungkin seminggu, kalo jalan jongkok, mungkin sampenya ke akherat.
Motor ini bermesin 1 silinder, 4 tak dengan kapasitas 264 cc. Soal tenaganya, ada yang bilang 1 PS pada 600 rpm (Micro de Cet), ada yang bilang 0,5 PS pada 700 rpm (Hugo Wilson). Motor ini memiliki rangka yang terbuat dari kayu, bobotnya hanya 90 Kg. Motor ini diciptakan oleh Gottlieb Daimler, seorang tukang insinyur Jerman. Dalam produksinya, ia dibantu anak didiknya, Wilhelm Maybach, yang diangkat Daimler menjadi chief-designer di bengkelnya.
Daimler Einspur lebih mirip kuda ketimbang sepeda, itu kalo dilihat dari tingginya. Joki tidak bisa menjejakkan kaki ke tanah, karena letak sadel yang mirip sadel kuda ini memang tinggi. Untuk itu, Daimler einspur diperlengkapi dengan 2 roda kecil untuk membuatnya tegak berdiri, ya seperti sepeda roda empat kita waktu kecil dulu. Daimler Einspur juga sudah melakukan jelajah negeri (liliput). Ia berhasil menempuh jarak antar kota sejauh 3 km saja dan tanpa mengalami masalah. Kecepatan maksimal saat pengetesan ini adalah 12 Km/ jam.
Sumber:
-Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
-Micro de Cet: Illustrierte Klassische Motorräder, Enzyklopädie.
-www.wired.com
-https://motorklassikku.wordpress.com/2008/11/07/moyangnya-motor-daimler-einspur/
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Motor Tua Ini Terbaik di Festival d'Eleganza Villa d'Este 2011
Motor Tua Ini Terbaik di Festival d'Eleganza Villa d'Este 2011

TEMPO Interaktif, Milan - Sepeda motor empat silinder pertama di Amerika, Pierce Four, memenangi festival desian otomotif bergengsi d'Eleganza Villa d'Este yang digelar di Italia. Motor yang diproduksi pada 1910 itu menyisihkan 40 motor antik lain yang masuk dalam daftar nominasi.
“Lima juri perhelatan itu memilihnya berdasar beberapa kriteria, diantaranya desain, keaslian bagian dan komponen, serta negara pelestarinya,” pernyataan resmi dewan juri seperti dilansir autoevolution.com, Senin, 23 Mei 2011.
Laman motorcyclemuseum.org menulis, motor ini merupakan model bermesin paling garang pada zamannya. Kendati tak menyebut besaran kapasitas mesin, laman itu mencatat mesin Pierce Four bertenaga 4 daya kuda dan mampu melesat hingga 97 kilometer per jam. “Motor ini merupakan model empat silinder pertama di Amerika,” sebut pernyataan New York State Museum.
Pierce Great Arrow Motor Car Co, perusahaan pembuatnya, pada awalnya tidak melengkapinya dengan kopling. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda dengan menggunakan shaft drive.
“Namun, pada awal 1910, perusahaan itu melengkapinya dengan transmisi multi disc clutch dengan dua tingkat kecepatan,” laman itu menulis.
Proses pengembangan motor ini dimulai pada September 1906, yaitu ketika perusahaan yang berbasis di New York tersebut dipisahkan dari induknya dan berdiri sendiri sebagai produsen sepeda motor. Rancang bangun, khususnya mesin, disebut-sebut sangat terinspirasi motor FN dari Belgia.
“FN merupakan motor empat silinder pertama yang diproduksi secara massal di benua Eropa dan akhirnya ke Amerika,” tutur Geoffrey Stein, kurator di New York State Museum dan penulis Industri Sepeda Motor di New York State.
Hanya, pada 1913 proses produknya harus berhenti. Hal itu terjadi setelah George Pierce, sang pemilik perusahaan, meninggal dan perusahaan mengalami kebangkrutan.
Terlebih pada saat yang bersamaan minat konsumen untuk membeli motor super cepat berharga mahal juga menurun drastis.
tempointeraktif.com
Motor Tua Ini Terbaik di Festival d'Eleganza Villa d'Este 2011
TEMPO Interaktif, Milan - Sepeda motor empat silinder pertama di Amerika, Pierce Four, memenangi festival desian otomotif bergengsi d'Eleganza Villa d'Este yang digelar di Italia. Motor yang diproduksi pada 1910 itu menyisihkan 40 motor antik lain yang masuk dalam daftar nominasi.
“Lima juri perhelatan itu memilihnya berdasar beberapa kriteria, diantaranya desain, keaslian bagian dan komponen, serta negara pelestarinya,” pernyataan resmi dewan juri seperti dilansir autoevolution.com, Senin, 23 Mei 2011.
Laman motorcyclemuseum.org menulis, motor ini merupakan model bermesin paling garang pada zamannya. Kendati tak menyebut besaran kapasitas mesin, laman itu mencatat mesin Pierce Four bertenaga 4 daya kuda dan mampu melesat hingga 97 kilometer per jam. “Motor ini merupakan model empat silinder pertama di Amerika,” sebut pernyataan New York State Museum.
Pierce Great Arrow Motor Car Co, perusahaan pembuatnya, pada awalnya tidak melengkapinya dengan kopling. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda dengan menggunakan shaft drive.
“Namun, pada awal 1910, perusahaan itu melengkapinya dengan transmisi multi disc clutch dengan dua tingkat kecepatan,” laman itu menulis.
Proses pengembangan motor ini dimulai pada September 1906, yaitu ketika perusahaan yang berbasis di New York tersebut dipisahkan dari induknya dan berdiri sendiri sebagai produsen sepeda motor. Rancang bangun, khususnya mesin, disebut-sebut sangat terinspirasi motor FN dari Belgia.
“FN merupakan motor empat silinder pertama yang diproduksi secara massal di benua Eropa dan akhirnya ke Amerika,” tutur Geoffrey Stein, kurator di New York State Museum dan penulis Industri Sepeda Motor di New York State.
Hanya, pada 1913 proses produknya harus berhenti. Hal itu terjadi setelah George Pierce, sang pemilik perusahaan, meninggal dan perusahaan mengalami kebangkrutan.
Terlebih pada saat yang bersamaan minat konsumen untuk membeli motor super cepat berharga mahal juga menurun drastis.
tempointeraktif.com
Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Bohmerland 1927
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Bohmerland 1927

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Bohmerland 1927

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Indian 402 1930
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Indian 402 1930

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Indian 402 1930

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Excelsior 20R 1920
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Excelsior 20R 1920

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Excelsior 20R 1920

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > BMW R32 1923
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
BMW R32 1923

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
BMW R32 1923

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Yale 1912
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Yale 1912

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Yale 1912

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Indian V-Twin 1914
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Indian V-Twin 1914

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Indian V-Twin 1914

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > The Flying Merkel Model V 1911
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
The Flying Merkel Model V 1911

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
The Flying Merkel Model V 1911

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Harley-Davidson 1907
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Harley-Davidson 1907

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Harley-Davidson 1907

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Scott 1905
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Scott 1905

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Scott 1905

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > NSU 1901
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
NSU 1901

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
NSU 1901

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Hildebrand & Wolfmuller 1894
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Hildebrand & Wolfmuller 1894

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Hildebrand & Wolfmuller 1894

Home > Auto Klasik > Model Motor Jadul > Daimler 1885
Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Daimler 1885

Model Motor Jadul dengan Tahun Pembuatannya
Daimler 1885
