SASINO BIKEZ > Auto Klasik > Motor Jawa (1929 – Sekarang)

Jawa (baca : Yava) adalah merk sepeda motor dari Republik Ceko (Czech republic), yang dulu bernama Cekoslovakia (Czechoslovakia). Nama “Jawa” ditemukan setelah sang pembuat motor, Frantisek Janecek yang lahir pada 23 Januari 1878, membeli divisi motor dari Wanderer pada tahun 1929 (untuk sepeda motor baru mereka yang bermesin 500 cc ), dengan menggabungkan suku kata pertama Janeček dan Wanderer. Perusahaan ini masih aktif hingga sekarang.

Motor Pertama
Motor pertama diperkenalkan pada tanggal 23 Oktober 1929 berupa sebuah motor bermesin 500 cc 4-tak dengan daya 12 kW (18 hp) dan konsumsi bahan bakar 6 liter per 100 km. Walaupun dijual dengan harga tinggi, motor ini berhasil melalui tahun pertamanya yang kemudian mengalami beberapa perbaikan kontruksional.

Motor Kedua
Karena resesi ekonomi pada awal tahun 1930, orang-orang membutuhkan sepeda motor yang lebih murah dan sederhana. Tahun 1932 ditandai perusahaan ini dengan peluncuran Jawa 175. Dengan mesin 3,6 kW-nya, motor ringan ini (hanya berbobot 70 kg) mampu menggeber kecepatannya hingga 80 km / jam dan konsumsi bahan bakar 3,5 liter per 100 km. Tahun pertama produksi Jawa 175 menjadi sebuah kesuksesan, terbukti perusahaan mampu menjual lebih dari 3000 unit Jawa 175 atau hampir tiga kali jumlah penjualan model 500 cc selama tiga tahun produksi. Produksi Jawa 175 akhirnya berhenti pada tahun 1946. Pada tahun 1938, Jawa menjadi pelopor sistem ‘test drive’ pada saat event pameran motor. Yang dipakai sarana test drive adalah Jawa 175 custom yang dilengkapi dengan setang ganda (setang kedua berada di bagian belakang untuk instruktur). Selama bertahun-tahun, perusahaan telah memproduksi total 27.535 unit Jawa 175.

Pada tahun 1935, Jawa mulai memproduksi motor OHV 350 cc :

Pada tahun yang sama (1935) dimulailah produksi motor Jawa 250 Special, sementara pada tahun 1937 keluar motor Jawa 100 Robot :

Pasca Perang
Pada tahun 1946, diperkenalkan motor Jawa 2-tak kapasitas 250cc bermesin tunggal dengan knalpot ganda yang menjadi motor serba guna terluas di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang bersekutu dengan blok komunis.

Sebuah mesin 350cc dua silinder 2-tak diekspor ke seluruh dunia dan dijual dengan berbagai nama merek lain, termasuk merek Eaton’s dari Eaton’s Road King. Selain itu, sepeda motor silinder tunggal yang besar dijual beberapa tahun kemudian pada tahun 1960 oleh Sears of Canada.
Tahun 1952, Jawa memproduksi motor bermesin 500 OHC:

Tahun 1954 Jawa mulai memproduksi sebuah mesin 250/350 cc :

Tahun 1966, Jawa memproduksi motor 350 cc Californian :

Tahun 1970, Jawa memproduksi mesin kapasitas 250/350 cc UR :

Tahun 1974, Jawa mulai memproduksi motor 350 cc model 634 :

Perusahaan sepeda motor merk CZ kemudian di-merger dengan Jawa oleh ekonom socialist setelah kemenangan Komunis pada tahun 1948 (Communist victory in 1948). CZ sebenarnya juga membuat sepeda motor street, tetapi lebih terkenal karena model motor motocross dan enduro mereka.

Model ISDT untuk motor trail dan motor enduro ini diproduksi di bawah plat-nama Jawa & CZ.

Moped
Jawa membuat variasi moped 2-tak (two-stroke mopeds) dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang menyertakan sistem pengapian elektronik (electronic ignition) pada moped mereka. Sayangnya, unit “Tranizmo” ini termasuk kategori produk gagal. Pada perkembangannya, moped merk Jawa mempunyai reputasi yang kurang baik karena tingkat kesulitan mendapatkan suku cadang yang cukup tinggi dan rating kegagalan unit “Tranizmo” ternyata cukup tinggi. Untuk informasi lebih jauh tentang mopeds Jawa, silakan lihat babetta.

Jawa di India
Sepeda motor Jawa diperkenalkan di India sekitar tahun 1950-an dan mereka cukup mengkultuskan merk ini hingga saat ini. Motor diekspor langsung ke India oleh Ideal Jawa yang bermarkas di Mysore. Model 250cc, 250cc Yezdi, Twin 350, dan model Monarch masih dikendarai di sana hingga hari ini (di Indonesia mungkin bisa disamakan kasusnya dengan Honda CB). Sepeda motor Jawa dengan bantalan tangki dan sistem pengapian yang terletak pada tangki bahan bakar saat ini telah menjadi kategori kolektor item. Motor Jawa juga menggunakan Yezdi sebagai padanan kata “pergi atau berlari”.
Sejarah Jawa menunjukkan catatan yang cukup aktif dalam dunia balap dan merupakan produsen motor di Eropa Timur yang paling aktif dalam olahraga mekanik. Di trek balap, Jawa hadir di Kejuaraan Dunia sampai pertengahan enam puluhan dengan penampilan yang terhormat meskipun dengan keterbatasan anggaran mereka. Dalam motocross, perusahaan membangun sebuah Palmares yang mengesankan sebelum mesin 4-taknya digantikan oleh mesin 2-tak. Dalam balap speedway, balap dirt track, dan balap es (ice racing) di mana mesin 4-tak mereka masih memberikan keberuntungan, perusahaan tetap menjadi kekuatan yang dominan dengan mencetak sejumlah kemenangan tak terkalahkan hingga hari ini (silakan diverifikasi). Jawa Speedway kini menjadi sebuah perusahaan terpisah seiring dengan privatisasi pada tahun 1990-an dengan jatuhnya Sosialisme (Socialism).

Setelah pembubaran serikat rakyat Ceko dan Slovakia menjadi dua negara yang terpisah dan pembongkaran perekonomian sistem sosialis, maka konsumen motor Jawa dan motor kompetisi Speedway dibagi menjadi dua perusahaan terpisah. Motor Jawa Speedway masih sukses, sementara perusahaannya sedang sekarat. Pada tahun 2006, Jawa menghasilkan tiruan Honda 250 cc, 125 cc dan 50 cc serta sepeda motor besar dengan mesin Rotax 650 cc (mesin ini dapat juga ditemukan dalam BMW F650 series). Salah satu ikon motor Jawa yaitu twin 350cc 2-tak, yang tidak berubah secara mekanik sejak 1960-an tapi sangat bisa diandalkan, sudah dalam kondisi sekarat. Sementara itu, saudaranya, mesin tunggal 250 cc twin-port dua-tak tidak lagi tersedia.
Motor Jawa bermesin besar seperti Rotax 650 cc datang dalam tiga variasi berbeda. Jawa Klasik 650 adalah sebuah sepeda retro dengan proporsi klasik. Jawa 650 Style ditujukan untuk jalan-jalan kota. Sementara Jawa 650 Dakar adalah sebuah sepeda enduro skala penuh yang mirip dengan Honda XL Transalp. Maksimal output (kW / rev. X min-1)=35,4 / 6500 ; sementara torsi maksimal (Nm / rev x menit-1)=57 / 5000.
Sepeda motor lama Jawa yang telah direstorasi dan diberi sentuhan akhir yang baik akan tampak menarik tidak kalah dengan motor lama lainnya.

sumber :
-http://jawa-motor.com/indexd635.html?idmenu=34
-http://en.wikipedia.org/wiki/Jawa_Motors
- sumber gambar : http://motorlama.com/
Jawa Logo
Jawa (baca : Yava) adalah merk sepeda motor dari Republik Ceko (Czech republic), yang dulu bernama Cekoslovakia (Czechoslovakia). Nama “Jawa” ditemukan setelah sang pembuat motor, Frantisek Janecek yang lahir pada 23 Januari 1878, membeli divisi motor dari Wanderer pada tahun 1929 (untuk sepeda motor baru mereka yang bermesin 500 cc ), dengan menggabungkan suku kata pertama Janeček dan Wanderer. Perusahaan ini masih aktif hingga sekarang.
Motor Pertama
Motor pertama diperkenalkan pada tanggal 23 Oktober 1929 berupa sebuah motor bermesin 500 cc 4-tak dengan daya 12 kW (18 hp) dan konsumsi bahan bakar 6 liter per 100 km. Walaupun dijual dengan harga tinggi, motor ini berhasil melalui tahun pertamanya yang kemudian mengalami beberapa perbaikan kontruksional.
Motor Kedua
Karena resesi ekonomi pada awal tahun 1930, orang-orang membutuhkan sepeda motor yang lebih murah dan sederhana. Tahun 1932 ditandai perusahaan ini dengan peluncuran Jawa 175. Dengan mesin 3,6 kW-nya, motor ringan ini (hanya berbobot 70 kg) mampu menggeber kecepatannya hingga 80 km / jam dan konsumsi bahan bakar 3,5 liter per 100 km. Tahun pertama produksi Jawa 175 menjadi sebuah kesuksesan, terbukti perusahaan mampu menjual lebih dari 3000 unit Jawa 175 atau hampir tiga kali jumlah penjualan model 500 cc selama tiga tahun produksi. Produksi Jawa 175 akhirnya berhenti pada tahun 1946. Pada tahun 1938, Jawa menjadi pelopor sistem ‘test drive’ pada saat event pameran motor. Yang dipakai sarana test drive adalah Jawa 175 custom yang dilengkapi dengan setang ganda (setang kedua berada di bagian belakang untuk instruktur). Selama bertahun-tahun, perusahaan telah memproduksi total 27.535 unit Jawa 175.
Pada tahun 1935, Jawa mulai memproduksi motor OHV 350 cc :
Pada tahun yang sama (1935) dimulailah produksi motor Jawa 250 Special, sementara pada tahun 1937 keluar motor Jawa 100 Robot :
Pasca Perang
Pada tahun 1946, diperkenalkan motor Jawa 2-tak kapasitas 250cc bermesin tunggal dengan knalpot ganda yang menjadi motor serba guna terluas di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang bersekutu dengan blok komunis.
Sebuah mesin 350cc dua silinder 2-tak diekspor ke seluruh dunia dan dijual dengan berbagai nama merek lain, termasuk merek Eaton’s dari Eaton’s Road King. Selain itu, sepeda motor silinder tunggal yang besar dijual beberapa tahun kemudian pada tahun 1960 oleh Sears of Canada.
Tahun 1952, Jawa memproduksi motor bermesin 500 OHC:
Tahun 1954 Jawa mulai memproduksi sebuah mesin 250/350 cc :
Tahun 1966, Jawa memproduksi motor 350 cc Californian :
Tahun 1970, Jawa memproduksi mesin kapasitas 250/350 cc UR :
Tahun 1974, Jawa mulai memproduksi motor 350 cc model 634 :
Perusahaan sepeda motor merk CZ kemudian di-merger dengan Jawa oleh ekonom socialist setelah kemenangan Komunis pada tahun 1948 (Communist victory in 1948). CZ sebenarnya juga membuat sepeda motor street, tetapi lebih terkenal karena model motor motocross dan enduro mereka.
Model ISDT untuk motor trail dan motor enduro ini diproduksi di bawah plat-nama Jawa & CZ.
Moped
Jawa membuat variasi moped 2-tak (two-stroke mopeds) dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang menyertakan sistem pengapian elektronik (electronic ignition) pada moped mereka. Sayangnya, unit “Tranizmo” ini termasuk kategori produk gagal. Pada perkembangannya, moped merk Jawa mempunyai reputasi yang kurang baik karena tingkat kesulitan mendapatkan suku cadang yang cukup tinggi dan rating kegagalan unit “Tranizmo” ternyata cukup tinggi. Untuk informasi lebih jauh tentang mopeds Jawa, silakan lihat babetta.
Jawa di India
Sepeda motor Jawa diperkenalkan di India sekitar tahun 1950-an dan mereka cukup mengkultuskan merk ini hingga saat ini. Motor diekspor langsung ke India oleh Ideal Jawa yang bermarkas di Mysore. Model 250cc, 250cc Yezdi, Twin 350, dan model Monarch masih dikendarai di sana hingga hari ini (di Indonesia mungkin bisa disamakan kasusnya dengan Honda CB). Sepeda motor Jawa dengan bantalan tangki dan sistem pengapian yang terletak pada tangki bahan bakar saat ini telah menjadi kategori kolektor item. Motor Jawa juga menggunakan Yezdi sebagai padanan kata “pergi atau berlari”.
Sejarah Jawa menunjukkan catatan yang cukup aktif dalam dunia balap dan merupakan produsen motor di Eropa Timur yang paling aktif dalam olahraga mekanik. Di trek balap, Jawa hadir di Kejuaraan Dunia sampai pertengahan enam puluhan dengan penampilan yang terhormat meskipun dengan keterbatasan anggaran mereka. Dalam motocross, perusahaan membangun sebuah Palmares yang mengesankan sebelum mesin 4-taknya digantikan oleh mesin 2-tak. Dalam balap speedway, balap dirt track, dan balap es (ice racing) di mana mesin 4-tak mereka masih memberikan keberuntungan, perusahaan tetap menjadi kekuatan yang dominan dengan mencetak sejumlah kemenangan tak terkalahkan hingga hari ini (silakan diverifikasi). Jawa Speedway kini menjadi sebuah perusahaan terpisah seiring dengan privatisasi pada tahun 1990-an dengan jatuhnya Sosialisme (Socialism).
Setelah pembubaran serikat rakyat Ceko dan Slovakia menjadi dua negara yang terpisah dan pembongkaran perekonomian sistem sosialis, maka konsumen motor Jawa dan motor kompetisi Speedway dibagi menjadi dua perusahaan terpisah. Motor Jawa Speedway masih sukses, sementara perusahaannya sedang sekarat. Pada tahun 2006, Jawa menghasilkan tiruan Honda 250 cc, 125 cc dan 50 cc serta sepeda motor besar dengan mesin Rotax 650 cc (mesin ini dapat juga ditemukan dalam BMW F650 series). Salah satu ikon motor Jawa yaitu twin 350cc 2-tak, yang tidak berubah secara mekanik sejak 1960-an tapi sangat bisa diandalkan, sudah dalam kondisi sekarat. Sementara itu, saudaranya, mesin tunggal 250 cc twin-port dua-tak tidak lagi tersedia.
Motor Jawa bermesin besar seperti Rotax 650 cc datang dalam tiga variasi berbeda. Jawa Klasik 650 adalah sebuah sepeda retro dengan proporsi klasik. Jawa 650 Style ditujukan untuk jalan-jalan kota. Sementara Jawa 650 Dakar adalah sebuah sepeda enduro skala penuh yang mirip dengan Honda XL Transalp. Maksimal output (kW / rev. X min-1)=35,4 / 6500 ; sementara torsi maksimal (Nm / rev x menit-1)=57 / 5000.
Sepeda motor lama Jawa yang telah direstorasi dan diberi sentuhan akhir yang baik akan tampak menarik tidak kalah dengan motor lama lainnya.
sumber :
-http://jawa-motor.com/indexd635.html?idmenu=34
-http://en.wikipedia.org/wiki/Jawa_Motors
- sumber gambar : http://motorlama.com/
Home > Auto Klasik > Mobil Balap Legendaris dalam Sejarah

Mobil balap bukanlah kendaraan biasa. Mereka adalah mahakarya yang dirancang untuk melakukan hanya satu hal,yaitu untuk menang. Kinerja mereka dimaksimalkan melalui perkembangan teknologi dan puluhan tahun pengalaman dalam riset. Kalibrasi dilakukan sedekimian detil untuk memastikan gabungan dari berbagai bagian mereka untuk mencapai kesempurnaan.
Meskipun alasan utama penciptaan mereka adalah untuk memenangkan perlombaan, mereka kadang-kadang begitu indah kalau hanya dipandang sebagai kendaraan semata, terlepas dari keberadaan mereka sebagai mesin yang menakjubkan. Jika dilihat oleh mata yang tak terlatih, kecerdikan teknis mereka tidak akan dipertimbangkan,diatas keberadaan atas penampilan glamor mereka. Kebanyakan mobil yang akan ditampilkan disini adalah mobil klasik, muscle car, dan mobil kelas atas dalam balap internasional.
Penilaian berdasarkan bentuk, konsep, keindahan, dan kejayaan mobil tersebut dalam dunia balap atau dari jumlah terbanyak memenangkan kejuaraan diseluruh dunia, jadi bukan berdasarkan kemahalan, bentuk yang futuristis, atau merek mobilnya. Dan berikut adalah 10 mobil balap terbaik sepanjang masa
1. 1957 Ferrari 250 Testa Rossa

Hal ini dianggap sebagai salah satu yang paling menakjubkan di antara daftar Ferrari. Hanya 22 dibuat antara tahun 1957 dan 1958. Masih akan menelan biaya total 5 juta dolar jika satu dari mobil ini dibeli hari ini
2. 2003 Bentley Speed

Dibuat untuk satu tujuan tunggal,yaitu untuk memenangkan Balap 24 jam LeMans. Setelah 73 tahun Bentley ini ditunggu, Speed dibuat kembali,dan datang dengan gebrakan yang hebat. Meskipun harus menunggu selama 2 tahun untuk menguji kehebatannya, Speed masih berdiri menjadi no 2 didaftar mobil balap terhebat
3. 1968 Ford GT40 MK II

Di Kejuaraan, LeMans hanya melihat satu mobil dalam sejarah yang diuji kehebatannya selama 2 kali. Ford GT40 MK II adalah kuda emas yang diciptakan untuk mencetak kemenangan pada tahun 1968 & 1969
Spoiler for Keren gan:
4. 1997 Mercedes Benz CLK GTR

Mercedes AMG membuat mahakarya ini untuk balapan di FIA GT Championship pada tahun 1977. Mercedes juga membangun beberapa model untuk penggunaan jalan umum meskipun mereka ternyata menjadi pemenang balap jalanan
5. 2005 Aston Martin DBRS9

Kuda besi yang satu ini dibangun untuk bersaing di FIA GT Championship dan kejuaraan 24 jam LeMans. DBRS9 mempunyai kembaran yang dibangun sebagai sebuah model lebih murah
6. 1966 Ferrari 330 P3

Ferrari 330 P3 dianggap sebagai mobil Ferrari yang paling indah yang pernah dibuat. Hal ini juga membawa teknologi injeksi bahan bakar menjadi model utama di Ferrari
7. 1965 Shelby Daytona Coupe

Mobil iini diciptakan hanya untuk keperluan balap mobil. Antara tahun 1964 dan 1965 hanya enam mobil yang dibuat
8. 1971 Porsche 917

Dalam Le Mans tahun 1970 dan 1971, Porsche menjamin mereka yang akan memenangkan kejuaraan secara keseluruhan. Dengan kecepatan tertinggi lebih dari 240 mph, 917 Porsche adalah mesin ajaib yang membawa pengemudinya menuju kemenangan. Anda juga bisa melihat 917 dibintangi sebelah Steve McQueen dalam film LeMans 1971
9. 1969 Dodge Daytona

Dodge Charger Daytona's dianggap menjadi "Pembawa model" mobil jenis kokpit belakang pada tahun 1969. Mobil ini memiliki kecepatan maksimal 205 mph dan 1200 pon gaya turun di depan dan 600 pon gaya turun di belakang
10. 1954 Jaguar D-Type

Jaguar unik D-Type dibuat hanya untuk keperluan balap. Hal ini didukung oleh 6 transmisi. Jaguar D-Type adalah mobil yang pertama kali memperkenalkan aerodinamika berdasarkan gaya pesawat untuk mobil rancangan.
sumber :
http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/378669-mobil-balap-legendaris-dalam-sejarah.html
foto :
dasawarta.blogspot.com

ilustrasi
Mobil balap bukanlah kendaraan biasa. Mereka adalah mahakarya yang dirancang untuk melakukan hanya satu hal,yaitu untuk menang. Kinerja mereka dimaksimalkan melalui perkembangan teknologi dan puluhan tahun pengalaman dalam riset. Kalibrasi dilakukan sedekimian detil untuk memastikan gabungan dari berbagai bagian mereka untuk mencapai kesempurnaan.
Meskipun alasan utama penciptaan mereka adalah untuk memenangkan perlombaan, mereka kadang-kadang begitu indah kalau hanya dipandang sebagai kendaraan semata, terlepas dari keberadaan mereka sebagai mesin yang menakjubkan. Jika dilihat oleh mata yang tak terlatih, kecerdikan teknis mereka tidak akan dipertimbangkan,diatas keberadaan atas penampilan glamor mereka. Kebanyakan mobil yang akan ditampilkan disini adalah mobil klasik, muscle car, dan mobil kelas atas dalam balap internasional.
Penilaian berdasarkan bentuk, konsep, keindahan, dan kejayaan mobil tersebut dalam dunia balap atau dari jumlah terbanyak memenangkan kejuaraan diseluruh dunia, jadi bukan berdasarkan kemahalan, bentuk yang futuristis, atau merek mobilnya. Dan berikut adalah 10 mobil balap terbaik sepanjang masa
1. 1957 Ferrari 250 Testa Rossa

Hal ini dianggap sebagai salah satu yang paling menakjubkan di antara daftar Ferrari. Hanya 22 dibuat antara tahun 1957 dan 1958. Masih akan menelan biaya total 5 juta dolar jika satu dari mobil ini dibeli hari ini
2. 2003 Bentley Speed

Dibuat untuk satu tujuan tunggal,yaitu untuk memenangkan Balap 24 jam LeMans. Setelah 73 tahun Bentley ini ditunggu, Speed dibuat kembali,dan datang dengan gebrakan yang hebat. Meskipun harus menunggu selama 2 tahun untuk menguji kehebatannya, Speed masih berdiri menjadi no 2 didaftar mobil balap terhebat
3. 1968 Ford GT40 MK II

Di Kejuaraan, LeMans hanya melihat satu mobil dalam sejarah yang diuji kehebatannya selama 2 kali. Ford GT40 MK II adalah kuda emas yang diciptakan untuk mencetak kemenangan pada tahun 1968 & 1969
Spoiler for Keren gan:
4. 1997 Mercedes Benz CLK GTR

Mercedes AMG membuat mahakarya ini untuk balapan di FIA GT Championship pada tahun 1977. Mercedes juga membangun beberapa model untuk penggunaan jalan umum meskipun mereka ternyata menjadi pemenang balap jalanan
5. 2005 Aston Martin DBRS9

Kuda besi yang satu ini dibangun untuk bersaing di FIA GT Championship dan kejuaraan 24 jam LeMans. DBRS9 mempunyai kembaran yang dibangun sebagai sebuah model lebih murah
6. 1966 Ferrari 330 P3

Ferrari 330 P3 dianggap sebagai mobil Ferrari yang paling indah yang pernah dibuat. Hal ini juga membawa teknologi injeksi bahan bakar menjadi model utama di Ferrari
7. 1965 Shelby Daytona Coupe

Mobil iini diciptakan hanya untuk keperluan balap mobil. Antara tahun 1964 dan 1965 hanya enam mobil yang dibuat
8. 1971 Porsche 917

Dalam Le Mans tahun 1970 dan 1971, Porsche menjamin mereka yang akan memenangkan kejuaraan secara keseluruhan. Dengan kecepatan tertinggi lebih dari 240 mph, 917 Porsche adalah mesin ajaib yang membawa pengemudinya menuju kemenangan. Anda juga bisa melihat 917 dibintangi sebelah Steve McQueen dalam film LeMans 1971
9. 1969 Dodge Daytona

Dodge Charger Daytona's dianggap menjadi "Pembawa model" mobil jenis kokpit belakang pada tahun 1969. Mobil ini memiliki kecepatan maksimal 205 mph dan 1200 pon gaya turun di depan dan 600 pon gaya turun di belakang
10. 1954 Jaguar D-Type

Jaguar unik D-Type dibuat hanya untuk keperluan balap. Hal ini didukung oleh 6 transmisi. Jaguar D-Type adalah mobil yang pertama kali memperkenalkan aerodinamika berdasarkan gaya pesawat untuk mobil rancangan.
sumber :
http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/378669-mobil-balap-legendaris-dalam-sejarah.html
foto :
dasawarta.blogspot.com
Home > Auto Klasik > Plymouth ViperCuda 1971 Bertenaga 450 HP

SESUATU yang dahsyat soal pony car dan muscle car Amerika klasik adalah kesederhanaannya yang memungkinkan Anda melakukan apapun yang ingn dilakukan. Yang membatasi semua itu biasanya masalah waktu dan uang yang akan Anda habiskan.
Di situs eBay ditemukan sebuah Plymouth ViperCuda 1971, bukan Barracuda atau Hemi Cuda. Dinamai demikian, karena kendaraan macho itu ditenagai oleh mesin V10 yang dicomot dari Dodge Viper moderen. Namun tampilannya seperti ketika ia dilahirkan sebagai Plymouth Barracuda 1971 Convertible empat penumpang dengan mesin V8 5.2 liter.
Ubahan yang cantik ini dilakukan oleh Time Machines di Hudson, Florida AS, yang mulai mengakuisisi sasis utuh dan mesin V10 milik Dodge Viper 2001 yang telah rusak dengan jarak tempuh 37.000 km di odometer-nya.
Setelah bodi Barracuda dipreteli dari sasis aslinya, mereka kemudian membuat platform hybrid yang menggabungkan hampir sebagian besar komponen sasis Viper termasuk suspensi independen komplet untuk dikawinkan dengan bodi utuh Barracuda. Sebagai bagian dari ubahan, mereka juga melepas bangku belakang dan membuat interior secara custom.
Mesin V10 bertenaga 450 hp dihubungkan dengan transmisi manual 6-speed milik Viper. Bahkan mobil konvertibel ini menggunakan velek-velek asli Viper SRT 6-baut berukuran 18 inci di bagian depan dan 19 inci di belakang yang dibalut dengan ban Michelin Pilots, masing-masing berukuran 275/35 R18 dan 335/30 R19.
Yang paling bagus dari Plymouth ViperCuda ini adalah kondisinya yang tampan dan siap ditunggangi oleh sang pemilik baru ke mana saja, namun jeleknya, ia dibanderol dengan harga di eBay dengan nilai US$179.900 atau sekitar Rp1,64 miliar lebih... Ampuuuuun!!! (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/04/4144/6/Plymouth_ViperCuda_1971_Bertenaga_450_HP
SESUATU yang dahsyat soal pony car dan muscle car Amerika klasik adalah kesederhanaannya yang memungkinkan Anda melakukan apapun yang ingn dilakukan. Yang membatasi semua itu biasanya masalah waktu dan uang yang akan Anda habiskan.
Di situs eBay ditemukan sebuah Plymouth ViperCuda 1971, bukan Barracuda atau Hemi Cuda. Dinamai demikian, karena kendaraan macho itu ditenagai oleh mesin V10 yang dicomot dari Dodge Viper moderen. Namun tampilannya seperti ketika ia dilahirkan sebagai Plymouth Barracuda 1971 Convertible empat penumpang dengan mesin V8 5.2 liter.
Ubahan yang cantik ini dilakukan oleh Time Machines di Hudson, Florida AS, yang mulai mengakuisisi sasis utuh dan mesin V10 milik Dodge Viper 2001 yang telah rusak dengan jarak tempuh 37.000 km di odometer-nya.
Setelah bodi Barracuda dipreteli dari sasis aslinya, mereka kemudian membuat platform hybrid yang menggabungkan hampir sebagian besar komponen sasis Viper termasuk suspensi independen komplet untuk dikawinkan dengan bodi utuh Barracuda. Sebagai bagian dari ubahan, mereka juga melepas bangku belakang dan membuat interior secara custom.
Mesin V10 bertenaga 450 hp dihubungkan dengan transmisi manual 6-speed milik Viper. Bahkan mobil konvertibel ini menggunakan velek-velek asli Viper SRT 6-baut berukuran 18 inci di bagian depan dan 19 inci di belakang yang dibalut dengan ban Michelin Pilots, masing-masing berukuran 275/35 R18 dan 335/30 R19.
Yang paling bagus dari Plymouth ViperCuda ini adalah kondisinya yang tampan dan siap ditunggangi oleh sang pemilik baru ke mana saja, namun jeleknya, ia dibanderol dengan harga di eBay dengan nilai US$179.900 atau sekitar Rp1,64 miliar lebih... Ampuuuuun!!! (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/04/4144/6/Plymouth_ViperCuda_1971_Bertenaga_450_HP
Home > Auto Klasik > Kawasaki Rayakan 40 Tahun Kelahiran Seri Z
SAAT ini produsen sepeda motor Kawasaki tengah mempersiapkan beberapa kegiatan istimewa yang akan digelar di pameran motor Cologne Intermot 2012 untuk memperingati 40 tahun dipamerkannya superbike Kawasaki Z1 903 cc yang dipamerkan di pemeran serupa tahun 1972.
Sepeda motor 4 silinder bertenaga 82 hp yang menghebohkan itu telah mengubah dunia sepeda motor sekaligus menandai dimulainya persaingan tenaga mesin diantara para pabrikan sepeda motor sport terkemuka.
Setelah kehadiran Kawasaki Z1, para produsen sepeda motor berlomba-lomba meningkatkan tenaga mesin hingga 150 persen sekaligus mengurangi bobot kendaraan hingga 20 persen hingga saat ini.
Selain itu, Kawasaki berani menjual dengan harga yang sangat terjangkau US$1.895 yang merupakan salah satu kunci untuk memantapkan reputasinya sebagai sepeda motor Jepang yang dikenal handalan dengan performa tinggi.
Kawasaki 900 sejatinya adalah hasil pengembangan model 750 yang dilakukan oleh perancang Kawasaki bernama Gyoichi Inamura dan tim-nya di akhir tahun 60-an.
Namun ketika Honda merilis CB750 yang cukup mengejutkan dunia, Kawasaki tidak mau dianggap 'ikut-ikutan' dan mengambil sikap menunggu sambil mengembangkan mesin hingga mencapai 900 cc.
10 tahun setelah diluncukannya Kawasaki Z1, lahirlah Kawasaki 900 berikutnya dalam wujud GPZ900R di Laguna Seca, California, AS. Dibandingkan dengan Z1, Kawasaki GPZ900R sangat kontras. Z1 memiliki torsi pada putaran mesin bawah sehingga terasa seperti mesin truk, sementara GPZ memiliki putaran yang sangat tinggi.
Untuk merayakan 40 tahun kelahiran seri Z, Kawasaki berniat melakukan tour keliling Eropa untuk memamerkan sejarah sepeda motor seri Z ini selama beberapa tahun yang akan datang, yang akan ditandai dengan acara puncak pada bulan Oktober tahun ini dalam sebuah pameran istimewa di pameran Intermot di Jerman. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/19/4166/6/Kawasaki-Rayakan-40-Tahun-Kelahiran-Seri-Z
SAAT ini produsen sepeda motor Kawasaki tengah mempersiapkan beberapa kegiatan istimewa yang akan digelar di pameran motor Cologne Intermot 2012 untuk memperingati 40 tahun dipamerkannya superbike Kawasaki Z1 903 cc yang dipamerkan di pemeran serupa tahun 1972.
Sepeda motor 4 silinder bertenaga 82 hp yang menghebohkan itu telah mengubah dunia sepeda motor sekaligus menandai dimulainya persaingan tenaga mesin diantara para pabrikan sepeda motor sport terkemuka.
Setelah kehadiran Kawasaki Z1, para produsen sepeda motor berlomba-lomba meningkatkan tenaga mesin hingga 150 persen sekaligus mengurangi bobot kendaraan hingga 20 persen hingga saat ini.
Selain itu, Kawasaki berani menjual dengan harga yang sangat terjangkau US$1.895 yang merupakan salah satu kunci untuk memantapkan reputasinya sebagai sepeda motor Jepang yang dikenal handalan dengan performa tinggi.
Kawasaki 900 sejatinya adalah hasil pengembangan model 750 yang dilakukan oleh perancang Kawasaki bernama Gyoichi Inamura dan tim-nya di akhir tahun 60-an.
Namun ketika Honda merilis CB750 yang cukup mengejutkan dunia, Kawasaki tidak mau dianggap 'ikut-ikutan' dan mengambil sikap menunggu sambil mengembangkan mesin hingga mencapai 900 cc.
10 tahun setelah diluncukannya Kawasaki Z1, lahirlah Kawasaki 900 berikutnya dalam wujud GPZ900R di Laguna Seca, California, AS. Dibandingkan dengan Z1, Kawasaki GPZ900R sangat kontras. Z1 memiliki torsi pada putaran mesin bawah sehingga terasa seperti mesin truk, sementara GPZ memiliki putaran yang sangat tinggi.
Untuk merayakan 40 tahun kelahiran seri Z, Kawasaki berniat melakukan tour keliling Eropa untuk memamerkan sejarah sepeda motor seri Z ini selama beberapa tahun yang akan datang, yang akan ditandai dengan acara puncak pada bulan Oktober tahun ini dalam sebuah pameran istimewa di pameran Intermot di Jerman. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/19/4166/6/Kawasaki-Rayakan-40-Tahun-Kelahiran-Seri-Z
Home > Auto Klasik > Sejatinya Lamborghini adalah Produsen Traktor

PAMERAN mobil Turin Auto Show 1963 merupakan kegiatan yang mewujudkan mimpi seorang Ferruccio Lamborghini selama bertahun-tahun. Di ajang inilah nama Lamborghini memulai menapakkan kaki di dunia mobil eksotis.
Setelah merekrut sebuah tim desainer berbakat termasuk Gian Paolo Dallara dan Franco Scaglione serta menghabiskan waktu selama empat bulan secara intensif, Lamborghini mempersembahkan mobil jalan raya Lamborghini pertama 350 GTV kepada media di ajang tersebut.
Meskipun tampilan ini tidak bisa dibilang sempurna, terutama karena tidak adanya mesin, mobil tersebut mendapat sambutan yang baik yang menandai kelahiran mobil Lamborghini. Selang beberapa tahun, nama Lamborghini tumbuh dan menjadi identik dengan kekayaan dan kemewahan.
Mungkin Anda akan terkejut kalau mengetahui latar belakang Ferruccio Lamborghini. Ia adalah orang yang sederhana namun berani. Ia memulai bisnisnya di dunia pertanian yang terkenal sebagai produsen traktor yang sangat bertentangan dengan supercar eksotis.
Kesuksesan Lamborghini berawal dari kesuksesannya sebagai produsen traktor yang membuatnya menjadi seorang pria kaya raya pemilik beberapa mobil Ferrari. Ia beberapa kali pergi ke Maranello untuk memperbaiki masalah yang berbeda pada kopling Ferrari miliknya.
"Semua Ferrari yang saya miliki bermasalah dengan kopling. Ketika Anda mengendarai secara normal, semua berjalan normal. Namun ketika digeber, kopling akan selip saat berakselerasi," kenang Ferruccio.
"Saya biasa pergi ke Maranello untuk memperbaiki kopling dan mempebaruinya, dan setiap kali kendaraan diperbaiki selama berjam-jam, saya tidak diperkenankan untuk melihat proses perbaikannya," paparnya.
"Permasalahan kopling tidak pernah selesai, jadi saya putuskan untuk berbicara dengan Enzo Ferrari. Saya harus menunggunya sekian lama. "Ferrari, mobil-mobil Anda adalah sampah," keluhku. Ia sangat marah. 'Lamborghini, kamu mungkin bisa mengendarai traktor, tapi kamu tidak akan bisa mengendarai sebuah Ferrari dengan benar'. Dari sinilah akhirnya saya memutuskan untuk membuat mobil yang sempurna," papar Ferruccio.
Enzo Ferrari, memang memiliki sikap yang 'unik'. Kalimat terkenal yang pernah ia lontarkan cukup kontroversial "konsumen tidak selalu benar". Bahkan Ferrari mendedikasikan satu bab dalam autobiografinya, 'Kesenangan mengerikan saya' untuk konsumennya, yang menyebutkan beberapa dari mereka sepertinya lebih peduli dengan warna Ferrari mereka ketimbang kualitas pengerjaannya.
Jika saja Ferrari mengetahui kalau Lamborghini lebih baik, ia mungkin akan lebih berhati-hati sehingga tidak disisihkan dalam kompetisi di masa depan dengan mudah. Dan bagi Lamborghini, meskipun sebutan traktornya sepertinya dimaksudkan untuk menghinanya, Ferruccio tidak pernah merasa malu dengan awal yang sederhana itu.
Interaksi Lamborghini dengan permesinan tidak hanya mengasah kemampuan mekaniknya sejak ia masih berusia sangat muda. Hal itu juga memicu semangat untuk menciptakan inovasi yang unik. Ini akan menjadi sebuah kualitas yang akan menjadi nilai jual mobil-mobil yang menyandang namanya dan membuatnya berbeda dibanding pabrikan lain dalam industri tersebut.
Ferruccio Lamborghini lahir pada 1916 di sebuah kota kecil bernama Renazzo di Cento, yang berlokasi di Emilia Romagna. Kedua orang tuanya adalah petani yang mendorong anak mereka keluar dari bisnis keluarga, khususnya ketika ia bekerja di peralatan pertanian milik keluarga.
Namun dari sinilah kecintaan Ferruccio terhadap mekanis tumbuh dan membesarkannya. Sebagai anak muda, industrialis masa depan ini memiliki kecintaan mendalam pada mobil kencang dan sepeda motor.
Ketika pecah Perang Dunia II. Lamborghini telah menuntut ilmu di sekolah tehnik di Fratelli Tadia Institute dekat Bologna dan ia dikenal sebagai sosok yang pandai memperbaiki apa saja.
Setelah ditempatkan Rhodes, Yunani sebagai seorang mekanik di Regia Aeronautica dan bahkan menyelesaikan tugas sebagai tahanan perang Inggris, Ferruccio menikah dengan istri pertama yang meninggal secara tragis saat melahirkan pada 1974.
Beberapa orang mengatakan bahwa sebuah ide muncul ketika ia berbulan madu. Ia berniat membuat traktor dari bekas kendaraan perang setelah ia melintasi onggokan beberapa mobil lapis baja yang akan dihancurkan.
Lamborghini Trattori akhirnya dibuat pada 1948 setelah Ferruccio menciptakan sebuah traktor untuk ayahnya, Antonio, dengan menggunakan beberapa komponen kendaraan berbeda dengan mesin Morris 6 silinder.
Model traktor pertama yang dirakit Lamborghini dikenal dengan nama Carioca, namun traktor pertama yang seluruhnya dibuat oleh Lamborghini pada tahun 1950, kecuali mesin Morris, dinamai L33.
Pada pertengahan tahun 1950-an pabrik Traktor Lamborghini di Pieve di Cento yang mulai memproduksi traktor buatan tangan pada 1949, telah tumbuh menjadi salah satu pabrikan perlengkapan pertanian Italia paling sukses.
Sebagai pria berbintang Taurus, Ferruccio todak hanya identik dengan simbol banteng mengamuk, ia juga menunjukkan beberapa ciri kepribadian yang telah dikaitkan dengan individu yang lahir di bawah rasi bintang berlogo banteng. Ia sangat kukuh, tetap membumi dan tidak pernah melupakan akar rumputnya hingga akhir hayatnya.
Ferruccio merupakan pribadi yang sangat bersahaja. Ia bahkan mau membuatkan teh untuk para jurnalis yang datang mewawancarainya di Tuscan Vineyard di mana ia menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam membuat wine dan membangun lapangan golf.
Di saat yang sama, ia tidak pernah takut untuk mengambil risiko dan traktor-traktornya merefleksikan dahaganya untuk mencapai kemajuan. Salah satu traktor Lamborghini yang paling inovatif di dunia pertanian hadir pada 1966 sebagai traktor pertama di Italia yang dilengkapi transmisi dengan sistem synchronized.
Pelanggan awal perusahaannya secara khusus menyukai model DT 2R yang merupakan salah satu traktor pertama bersistem penggerak 4 wheel drive ketika dibuat pada 1962. Traktor-traktor Lamborghini juga dikenal sangat efisien sehingga memberikan hasil tambahan bagi petani yang menjalankan bisnisnya mereka sendiri.
Meskipun perusahaan menjadi bagian dari SAME Deutz-Fahr group berkedudukan di Italia pada 1972, Traktor Lamborghini terus dengan bangga menciptakan dan memodifikasi traktor-traktor untuk kebutuhan individual bagi para konsumennya.
Jadi, jika Anda mengunjungi museum Lamborghini di Sant'Agata Bolognese, jangan terkejut jika menemukan traktor-traktor yang dipajang di sana. Pasalnya mobil-mobil mewah tidak akan berada di sana jika tidak ada mesin-mesin pertanian tersebut yang membentuk pondasi perusahaan Lamborghini. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/16/4147/6/Sejatinya-Lamborghini-adalah-Produsen-Traktor
PAMERAN mobil Turin Auto Show 1963 merupakan kegiatan yang mewujudkan mimpi seorang Ferruccio Lamborghini selama bertahun-tahun. Di ajang inilah nama Lamborghini memulai menapakkan kaki di dunia mobil eksotis.
Setelah merekrut sebuah tim desainer berbakat termasuk Gian Paolo Dallara dan Franco Scaglione serta menghabiskan waktu selama empat bulan secara intensif, Lamborghini mempersembahkan mobil jalan raya Lamborghini pertama 350 GTV kepada media di ajang tersebut.
Meskipun tampilan ini tidak bisa dibilang sempurna, terutama karena tidak adanya mesin, mobil tersebut mendapat sambutan yang baik yang menandai kelahiran mobil Lamborghini. Selang beberapa tahun, nama Lamborghini tumbuh dan menjadi identik dengan kekayaan dan kemewahan.
Mungkin Anda akan terkejut kalau mengetahui latar belakang Ferruccio Lamborghini. Ia adalah orang yang sederhana namun berani. Ia memulai bisnisnya di dunia pertanian yang terkenal sebagai produsen traktor yang sangat bertentangan dengan supercar eksotis.
Kesuksesan Lamborghini berawal dari kesuksesannya sebagai produsen traktor yang membuatnya menjadi seorang pria kaya raya pemilik beberapa mobil Ferrari. Ia beberapa kali pergi ke Maranello untuk memperbaiki masalah yang berbeda pada kopling Ferrari miliknya.
"Semua Ferrari yang saya miliki bermasalah dengan kopling. Ketika Anda mengendarai secara normal, semua berjalan normal. Namun ketika digeber, kopling akan selip saat berakselerasi," kenang Ferruccio.
"Saya biasa pergi ke Maranello untuk memperbaiki kopling dan mempebaruinya, dan setiap kali kendaraan diperbaiki selama berjam-jam, saya tidak diperkenankan untuk melihat proses perbaikannya," paparnya.
"Permasalahan kopling tidak pernah selesai, jadi saya putuskan untuk berbicara dengan Enzo Ferrari. Saya harus menunggunya sekian lama. "Ferrari, mobil-mobil Anda adalah sampah," keluhku. Ia sangat marah. 'Lamborghini, kamu mungkin bisa mengendarai traktor, tapi kamu tidak akan bisa mengendarai sebuah Ferrari dengan benar'. Dari sinilah akhirnya saya memutuskan untuk membuat mobil yang sempurna," papar Ferruccio.
Enzo Ferrari, memang memiliki sikap yang 'unik'. Kalimat terkenal yang pernah ia lontarkan cukup kontroversial "konsumen tidak selalu benar". Bahkan Ferrari mendedikasikan satu bab dalam autobiografinya, 'Kesenangan mengerikan saya' untuk konsumennya, yang menyebutkan beberapa dari mereka sepertinya lebih peduli dengan warna Ferrari mereka ketimbang kualitas pengerjaannya.
Jika saja Ferrari mengetahui kalau Lamborghini lebih baik, ia mungkin akan lebih berhati-hati sehingga tidak disisihkan dalam kompetisi di masa depan dengan mudah. Dan bagi Lamborghini, meskipun sebutan traktornya sepertinya dimaksudkan untuk menghinanya, Ferruccio tidak pernah merasa malu dengan awal yang sederhana itu.
Interaksi Lamborghini dengan permesinan tidak hanya mengasah kemampuan mekaniknya sejak ia masih berusia sangat muda. Hal itu juga memicu semangat untuk menciptakan inovasi yang unik. Ini akan menjadi sebuah kualitas yang akan menjadi nilai jual mobil-mobil yang menyandang namanya dan membuatnya berbeda dibanding pabrikan lain dalam industri tersebut.
Ferruccio Lamborghini lahir pada 1916 di sebuah kota kecil bernama Renazzo di Cento, yang berlokasi di Emilia Romagna. Kedua orang tuanya adalah petani yang mendorong anak mereka keluar dari bisnis keluarga, khususnya ketika ia bekerja di peralatan pertanian milik keluarga.
Namun dari sinilah kecintaan Ferruccio terhadap mekanis tumbuh dan membesarkannya. Sebagai anak muda, industrialis masa depan ini memiliki kecintaan mendalam pada mobil kencang dan sepeda motor.
Ketika pecah Perang Dunia II. Lamborghini telah menuntut ilmu di sekolah tehnik di Fratelli Tadia Institute dekat Bologna dan ia dikenal sebagai sosok yang pandai memperbaiki apa saja.
Setelah ditempatkan Rhodes, Yunani sebagai seorang mekanik di Regia Aeronautica dan bahkan menyelesaikan tugas sebagai tahanan perang Inggris, Ferruccio menikah dengan istri pertama yang meninggal secara tragis saat melahirkan pada 1974.
Beberapa orang mengatakan bahwa sebuah ide muncul ketika ia berbulan madu. Ia berniat membuat traktor dari bekas kendaraan perang setelah ia melintasi onggokan beberapa mobil lapis baja yang akan dihancurkan.
Lamborghini Trattori akhirnya dibuat pada 1948 setelah Ferruccio menciptakan sebuah traktor untuk ayahnya, Antonio, dengan menggunakan beberapa komponen kendaraan berbeda dengan mesin Morris 6 silinder.
Model traktor pertama yang dirakit Lamborghini dikenal dengan nama Carioca, namun traktor pertama yang seluruhnya dibuat oleh Lamborghini pada tahun 1950, kecuali mesin Morris, dinamai L33.
Pada pertengahan tahun 1950-an pabrik Traktor Lamborghini di Pieve di Cento yang mulai memproduksi traktor buatan tangan pada 1949, telah tumbuh menjadi salah satu pabrikan perlengkapan pertanian Italia paling sukses.
Sebagai pria berbintang Taurus, Ferruccio todak hanya identik dengan simbol banteng mengamuk, ia juga menunjukkan beberapa ciri kepribadian yang telah dikaitkan dengan individu yang lahir di bawah rasi bintang berlogo banteng. Ia sangat kukuh, tetap membumi dan tidak pernah melupakan akar rumputnya hingga akhir hayatnya.
Ferruccio merupakan pribadi yang sangat bersahaja. Ia bahkan mau membuatkan teh untuk para jurnalis yang datang mewawancarainya di Tuscan Vineyard di mana ia menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam membuat wine dan membangun lapangan golf.
Di saat yang sama, ia tidak pernah takut untuk mengambil risiko dan traktor-traktornya merefleksikan dahaganya untuk mencapai kemajuan. Salah satu traktor Lamborghini yang paling inovatif di dunia pertanian hadir pada 1966 sebagai traktor pertama di Italia yang dilengkapi transmisi dengan sistem synchronized.
Pelanggan awal perusahaannya secara khusus menyukai model DT 2R yang merupakan salah satu traktor pertama bersistem penggerak 4 wheel drive ketika dibuat pada 1962. Traktor-traktor Lamborghini juga dikenal sangat efisien sehingga memberikan hasil tambahan bagi petani yang menjalankan bisnisnya mereka sendiri.
Meskipun perusahaan menjadi bagian dari SAME Deutz-Fahr group berkedudukan di Italia pada 1972, Traktor Lamborghini terus dengan bangga menciptakan dan memodifikasi traktor-traktor untuk kebutuhan individual bagi para konsumennya.
Jadi, jika Anda mengunjungi museum Lamborghini di Sant'Agata Bolognese, jangan terkejut jika menemukan traktor-traktor yang dipajang di sana. Pasalnya mobil-mobil mewah tidak akan berada di sana jika tidak ada mesin-mesin pertanian tersebut yang membentuk pondasi perusahaan Lamborghini. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/16/4147/6/Sejatinya-Lamborghini-adalah-Produsen-Traktor
Home > Auto Klasik > Kendaraan Moderen Berbalut Nuansa Sport Klasik

PADA 5 Maret 1937 lampau hadir sebuah tonggak otomotif dalam bentuk Atalanta Sports Tourer, namun ketika Inggris terlibat dalam peperangan dua tahun kemudian, seluruh kapasitas produksi dialihkan untuk keperluan perang sehingga produksi kendaraan ini terhenti.
Pekan lalu, tepatnya setelah 75 tahun berlalu, Atalanta diluncurkan ulang sebagai mobil sport tradisional yang dibangun memenuhi standar moderen dengan sistem kelistrikan, rem, suspensi, sasis dan mesin VVT 2.5 liter bertenaga 185 hp.
Untuk membangkitkan kembali Atalanta, ia menggunakan teknologi moderen untuk meningkatkan performa dan keselamatannya, namun tetap mempertahankan tampilan otentik dan nuansa mobil sport Inggris tahun 1930-an.
Komponen yang digunakan oleh semua kendaraan seluruhnya dalam kondisi baru, namun untuk beberapa bagian, tetap menggunakan cara tradisional yang mengandalkan keterampilan tangan.
Reinkarnasi Atalanta merupakan hasil usaha patungan antara penggemar otomotif Martyn Corfield berkedudukan di Staffordshire dan bengkel restorasi Trevor Farrington yang berkedudukan di Chesire di Inggris.
Dalam acara peluncuran ulang kendaraan ini, Corfield menyatakan bahwa saat ini sebagian besar mobil-mobil performa tinggi umumnya bergantung pada soal sensasi dan kesenangan yang berasal dari kecepatan dan tidak terlibat langsung dengan tantangan mekanis.
"Dengan tetap setia pada prinsip-prinsip desai asli Atalanta, kami berharap untuk menciptakan sebuah pengalaman berkendara yang unik, menikmati kebanggaan, sensasi dan gaya pada masa otomotif sebelum perang namun dengan jaminan rasa aman sebuah kendaraan moderen," ujar Corfield.
Kendaraan moderen yang dikemas dalam balutan nuansa sport klasik ini akan dijual dengan banderol harga kurang dari 100.000 Poundsterling atau sekitar Rp1.4 miliar. Jika berminat, sepertinya Anda bisa menengok situs Atalanta untuk mendapatkan informasi lebih jauh. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/03/15/4009/6/Kendaraan-Moderen-Berbalut-Nuansa-Sport-Klasik
PADA 5 Maret 1937 lampau hadir sebuah tonggak otomotif dalam bentuk Atalanta Sports Tourer, namun ketika Inggris terlibat dalam peperangan dua tahun kemudian, seluruh kapasitas produksi dialihkan untuk keperluan perang sehingga produksi kendaraan ini terhenti.
Pekan lalu, tepatnya setelah 75 tahun berlalu, Atalanta diluncurkan ulang sebagai mobil sport tradisional yang dibangun memenuhi standar moderen dengan sistem kelistrikan, rem, suspensi, sasis dan mesin VVT 2.5 liter bertenaga 185 hp.
Untuk membangkitkan kembali Atalanta, ia menggunakan teknologi moderen untuk meningkatkan performa dan keselamatannya, namun tetap mempertahankan tampilan otentik dan nuansa mobil sport Inggris tahun 1930-an.
Komponen yang digunakan oleh semua kendaraan seluruhnya dalam kondisi baru, namun untuk beberapa bagian, tetap menggunakan cara tradisional yang mengandalkan keterampilan tangan.
Reinkarnasi Atalanta merupakan hasil usaha patungan antara penggemar otomotif Martyn Corfield berkedudukan di Staffordshire dan bengkel restorasi Trevor Farrington yang berkedudukan di Chesire di Inggris.
Dalam acara peluncuran ulang kendaraan ini, Corfield menyatakan bahwa saat ini sebagian besar mobil-mobil performa tinggi umumnya bergantung pada soal sensasi dan kesenangan yang berasal dari kecepatan dan tidak terlibat langsung dengan tantangan mekanis.
"Dengan tetap setia pada prinsip-prinsip desai asli Atalanta, kami berharap untuk menciptakan sebuah pengalaman berkendara yang unik, menikmati kebanggaan, sensasi dan gaya pada masa otomotif sebelum perang namun dengan jaminan rasa aman sebuah kendaraan moderen," ujar Corfield.
Kendaraan moderen yang dikemas dalam balutan nuansa sport klasik ini akan dijual dengan banderol harga kurang dari 100.000 Poundsterling atau sekitar Rp1.4 miliar. Jika berminat, sepertinya Anda bisa menengok situs Atalanta untuk mendapatkan informasi lebih jauh. (OL-07)
sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/03/15/4009/6/Kendaraan-Moderen-Berbalut-Nuansa-Sport-Klasik
Home > Auto Klasik > Sedan Ferrari Empat Pintu Resmi Pertama

FERRARI Pinin Concept diperkenalkan pertama kali di Turin Motor Show 1980 untuk memperingati ulang tahun ke-50 perusahaan desain Italia Pininfarina. Kendaraan ini merupakan sedan empat pintu pertama yang resmi dibuat oleh Ferrari.
Meskipun dibuat sebagai kendaraan tanpa mesin dan sistem penggerak yang berfungsi, Ferrari Pinin mengusung sejumlah konsep desain yang revolusioner. Untuk meningkatkan aerodinamika, jendela-jendela dan kaca depan dibuat mulus dari pilar-C ke pilar-C seolah menyambung tanpa ada bingkai yang menonjol.
Sementara bilah-bilah wiper-nya tersembunyi di bawah sebuah panel untuk meningkatkan kelancaran aliran udara. Desain velek dengan palang-palang miring ditujukan untuk membantu mendinginkan rem saat kecepatan tinggi.
Di bagian dalamnya, kendaraan ini dianugerahi lapisan kulit Connoly terbaik serta sistem pengontrol terkomputerisasi yang sebagian besar merupakan perlengkapan yang umum pada film-film fiksi ilmiah di jaman itu.
Sayangnya, Ferrari Pinin tidak pernah diproduksi. Fiat yang merupakan pemilik Ferrari lebih fokus membuat mobil-mobil kecil dan terjangkau seperti Fiat Uno sehingga konsep ini terabaikan karena dianggap tidak akan menghasilkan keuntungan.
Mobil unik itu akhirnya tetap menjadi display statis hingga ia dibeli oleh pemilik baru pada 2008 lalu. Dengan bantuan Oral Engineering, mesin Ferrari 512 dan gearbox 400GT dicangkokkan ke dalam Pinin. Kemudian suspensi dan perangkat rem juga mengalami penyempurnaan.
Dalam kondisi saat ini, Ferrari Pinin mampu melepaskan tenaga hingga 360 hp yang dihasilkan dari mesin boxer-12 berkapasitas 4.9 liter. Kendaraan ini akhirnya akan dijual ke publik di balai lelang RM Auctions London.
Diperkirakan sedan Ferrari empat pintu itu akan terjual antara US$740 ribu hingga US$850 ribu (sekitar Rp6,63 miliar hingga Rp7,62 miliar). Angka yang cukup signifikan karena itu sudah bisa untuk membawa sebuah Maybach 57 dan Maybach 62 pulang ke garasi.
Tapi kedua kendaraan super mewah itu tentunya tidak akan memberikan kebanggan yang setara dengan memiliki Ferrari Pinin yang hanya satu-satunya di dunia dan merupakan salah satu kendaraan yang mengandung nilai paling penting dalam sejarah perjalanan Ferrari. (OL-07)
sumber : media oto
FERRARI Pinin Concept diperkenalkan pertama kali di Turin Motor Show 1980 untuk memperingati ulang tahun ke-50 perusahaan desain Italia Pininfarina. Kendaraan ini merupakan sedan empat pintu pertama yang resmi dibuat oleh Ferrari.
Meskipun dibuat sebagai kendaraan tanpa mesin dan sistem penggerak yang berfungsi, Ferrari Pinin mengusung sejumlah konsep desain yang revolusioner. Untuk meningkatkan aerodinamika, jendela-jendela dan kaca depan dibuat mulus dari pilar-C ke pilar-C seolah menyambung tanpa ada bingkai yang menonjol.
Sementara bilah-bilah wiper-nya tersembunyi di bawah sebuah panel untuk meningkatkan kelancaran aliran udara. Desain velek dengan palang-palang miring ditujukan untuk membantu mendinginkan rem saat kecepatan tinggi.
Di bagian dalamnya, kendaraan ini dianugerahi lapisan kulit Connoly terbaik serta sistem pengontrol terkomputerisasi yang sebagian besar merupakan perlengkapan yang umum pada film-film fiksi ilmiah di jaman itu.
Sayangnya, Ferrari Pinin tidak pernah diproduksi. Fiat yang merupakan pemilik Ferrari lebih fokus membuat mobil-mobil kecil dan terjangkau seperti Fiat Uno sehingga konsep ini terabaikan karena dianggap tidak akan menghasilkan keuntungan.
Mobil unik itu akhirnya tetap menjadi display statis hingga ia dibeli oleh pemilik baru pada 2008 lalu. Dengan bantuan Oral Engineering, mesin Ferrari 512 dan gearbox 400GT dicangkokkan ke dalam Pinin. Kemudian suspensi dan perangkat rem juga mengalami penyempurnaan.
Dalam kondisi saat ini, Ferrari Pinin mampu melepaskan tenaga hingga 360 hp yang dihasilkan dari mesin boxer-12 berkapasitas 4.9 liter. Kendaraan ini akhirnya akan dijual ke publik di balai lelang RM Auctions London.
Diperkirakan sedan Ferrari empat pintu itu akan terjual antara US$740 ribu hingga US$850 ribu (sekitar Rp6,63 miliar hingga Rp7,62 miliar). Angka yang cukup signifikan karena itu sudah bisa untuk membawa sebuah Maybach 57 dan Maybach 62 pulang ke garasi.
Tapi kedua kendaraan super mewah itu tentunya tidak akan memberikan kebanggan yang setara dengan memiliki Ferrari Pinin yang hanya satu-satunya di dunia dan merupakan salah satu kendaraan yang mengandung nilai paling penting dalam sejarah perjalanan Ferrari. (OL-07)
sumber : media oto
Home > Auto Klasik > Mobil Uap Antik 1884 Dijual

MOBIL tertua bertenaga uap air yang dikenal dan masih berfungsi akan dilelang pada 7 Oktober di Hershey, Pennsylvania, AS.
Kendaraan ini merupakan pesanan pengusaha Prancis Count de Dion. Kendaraan pesanan khusus yang diberi nama julukan 'La Marquise' dibuat pada 1884 oleh Georges Bouton dan Charles-Armand Trepardoux.
Mobil antik ini dibekali dua mesin uap dan tangki air berisi 151 liter yang dapat menjalankan kendaraan ini dengan jarak sekitar 32 km dengan kecepatan maksimal 61 km/jam.
Kendaraan yang memiliki nama asli De Dion Bouton et Trepardoux Dos-a-Dos Steam Runabout ini akan dijual di pelelangan RM Auctions dan para ahli yakin mobil ini sanggup menembus penawaran harga antara US$2 juta hingga US$2,5 juta (antara Rp18 miliar hingga Rp22,5 miliar lebih). (OL-07)
sumber : media oto
MOBIL tertua bertenaga uap air yang dikenal dan masih berfungsi akan dilelang pada 7 Oktober di Hershey, Pennsylvania, AS.
Kendaraan ini merupakan pesanan pengusaha Prancis Count de Dion. Kendaraan pesanan khusus yang diberi nama julukan 'La Marquise' dibuat pada 1884 oleh Georges Bouton dan Charles-Armand Trepardoux.
Mobil antik ini dibekali dua mesin uap dan tangki air berisi 151 liter yang dapat menjalankan kendaraan ini dengan jarak sekitar 32 km dengan kecepatan maksimal 61 km/jam.
Kendaraan yang memiliki nama asli De Dion Bouton et Trepardoux Dos-a-Dos Steam Runabout ini akan dijual di pelelangan RM Auctions dan para ahli yakin mobil ini sanggup menembus penawaran harga antara US$2 juta hingga US$2,5 juta (antara Rp18 miliar hingga Rp22,5 miliar lebih). (OL-07)
sumber : media oto
Home > Auto Klasik > Mercedes 300 SL 1955 Langka Berbodi Alloy

DALAM sebuah gudang di Santa Monica California ditemukan sebuah harta karun berupa salah satu mobil klasik Mercedes-Benz 300 SL gullwing coupe 1955 dari hanya 29 unit yang dibuat menggunakan bodi berbahan alloy.
Mobil langka bernomor sasis 21 ditemukan di garasi pemilik aslinya melalui Rudi Koniczek yang tak lain adalah pemilik bengkel restorasi Rudi and Company yang merestorasi enam unit 300 SL berbodi alloy lainnya.
Kendaraan ini tersimpan dibalik tumpukan peralatan komputer kuno tertutup debu tebal setelah transmisinya mengalami kerusakan di awal 1970-an.
Pemiliknya, Tom Wellmer berniat untuk memperbaiki mobil tersebut dan sempat berhasil membongkar sebagian, namun entah bagaimana ceritanya proyek ini terhenti hingga akhirnya terlupakan.
Karena kondisinya yang benar-benar telah tertimbun komputer rongsokan, untuk mengeluarkannya membutuhkan dua hari dan menghabiskan 10 jam per hari dengan dikerjakan oleh tiga orang agar bisa diperiksa.
Tambahan satu hari lagi diperlukan untuk mengumpulkan komponen-komponen yang telah dilepas dari kendaraan dan tersimpan di laci-laci di belakang garasi.
Koniczek membeli kendaraan tersebut untuk direstorasi dan sudah ada pembeli yang berbaris mengantri meskipun kendaraan tersebut belum rampung diperbaiki.
Tidak usah Anda heran, pasalnya selain sangat langka, kendaraan ini memiliki sejumlah modifikasi performa tinggi dari standar 300SL. Diantaranya adalah jendela-jendela plexiglas, suspensi lebih sporti, velek-velek yang unik, perangkat rem yang lebih besar serta mesin yang lebih dahsyat dibanding versi standarnya. (OL-07)
sumber : media oto
DALAM sebuah gudang di Santa Monica California ditemukan sebuah harta karun berupa salah satu mobil klasik Mercedes-Benz 300 SL gullwing coupe 1955 dari hanya 29 unit yang dibuat menggunakan bodi berbahan alloy.
Mobil langka bernomor sasis 21 ditemukan di garasi pemilik aslinya melalui Rudi Koniczek yang tak lain adalah pemilik bengkel restorasi Rudi and Company yang merestorasi enam unit 300 SL berbodi alloy lainnya.
Kendaraan ini tersimpan dibalik tumpukan peralatan komputer kuno tertutup debu tebal setelah transmisinya mengalami kerusakan di awal 1970-an.
Pemiliknya, Tom Wellmer berniat untuk memperbaiki mobil tersebut dan sempat berhasil membongkar sebagian, namun entah bagaimana ceritanya proyek ini terhenti hingga akhirnya terlupakan.
Karena kondisinya yang benar-benar telah tertimbun komputer rongsokan, untuk mengeluarkannya membutuhkan dua hari dan menghabiskan 10 jam per hari dengan dikerjakan oleh tiga orang agar bisa diperiksa.
Tambahan satu hari lagi diperlukan untuk mengumpulkan komponen-komponen yang telah dilepas dari kendaraan dan tersimpan di laci-laci di belakang garasi.
Koniczek membeli kendaraan tersebut untuk direstorasi dan sudah ada pembeli yang berbaris mengantri meskipun kendaraan tersebut belum rampung diperbaiki.
Tidak usah Anda heran, pasalnya selain sangat langka, kendaraan ini memiliki sejumlah modifikasi performa tinggi dari standar 300SL. Diantaranya adalah jendela-jendela plexiglas, suspensi lebih sporti, velek-velek yang unik, perangkat rem yang lebih besar serta mesin yang lebih dahsyat dibanding versi standarnya. (OL-07)
sumber : media oto
Home > Auto Klasik > Volvo P1800 1961 Bermesin Aston Martin

VOLVO akan mengemas acara perayaan 50 tahun P1800 di James Classic Motor Show di Birmingham Inggris dengan menghadirkan sebuah mobil klasik P1800 yang mesinnya menggunakan Aston Martin.
Volvo P1800 unik keluaran 1961 ini dibekali mesin asli Aston Martin 2.5 liter DOHC yang merupakan mesin prototipe yang dipasang ke mobil di pabrik Aston Martin untuk keperluan pengujian. Usai pengujian mereka tidak mau repot melepas kembali mesin tersebut, sehingga mesin tetap utuh.
Di acara ulang tahun itu juga digelarberaga koleksi seperti Volvo Coupe dan tampilan istimewa prototipe P958-X1 bersama perancang dan pembuatnya, Pelle Petterson. Mobil lainnya adalah ST1 berupa model 1800 putih, dan tentu saja P1800 asli dalam film 'Saint' dan mobil-mobil Volvo bernilai istimewa lainnya. (OL-07)
sumber : mediaoto
VOLVO akan mengemas acara perayaan 50 tahun P1800 di James Classic Motor Show di Birmingham Inggris dengan menghadirkan sebuah mobil klasik P1800 yang mesinnya menggunakan Aston Martin.
Volvo P1800 unik keluaran 1961 ini dibekali mesin asli Aston Martin 2.5 liter DOHC yang merupakan mesin prototipe yang dipasang ke mobil di pabrik Aston Martin untuk keperluan pengujian. Usai pengujian mereka tidak mau repot melepas kembali mesin tersebut, sehingga mesin tetap utuh.
Di acara ulang tahun itu juga digelarberaga koleksi seperti Volvo Coupe dan tampilan istimewa prototipe P958-X1 bersama perancang dan pembuatnya, Pelle Petterson. Mobil lainnya adalah ST1 berupa model 1800 putih, dan tentu saja P1800 asli dalam film 'Saint' dan mobil-mobil Volvo bernilai istimewa lainnya. (OL-07)
sumber : mediaoto
Home > Auto Klasik > Jika Hobi Memelihara Anjing dan Mobil Sport Menyatu

BAGI para penggemar anjing dan sekaligus penggemar mobil sport sering tidak bisa menyatukan kedua minatnya itu secara harmonis. Namun Geoffrey Stevens memiliki solusi unik. Pada tahun 1970 ia memutuskan membuat mobil untuk menyatukan dua hobi yang tidak memiliki kaitan itu.
Hasilnya adalah sebuah mobil yang dinamai Foxbat yang dibangun dari Jaguar XK150 buatan 1959 dan Morris Minor Traveller. Dengan kendaraan ini Steven bisa menikmati kenikmatan mengendarai mobil sport yang disajikan oleh Jaguar XK150, bersama anjing-anjing Labrador kesayangannya.
Saat ini Foxbat akan dijual di rumah lelang Bonhams yang akan diselenggarakan di Goodwood Revival pada 16 September. Diperkirakan kendaraan ini akan terjual di kiasaran harga US$50.000 hingga US$60.000 (antara Rp427 juta hingga Rp512,5 juta). (OL-07)
sumber : mediaoto
BAGI para penggemar anjing dan sekaligus penggemar mobil sport sering tidak bisa menyatukan kedua minatnya itu secara harmonis. Namun Geoffrey Stevens memiliki solusi unik. Pada tahun 1970 ia memutuskan membuat mobil untuk menyatukan dua hobi yang tidak memiliki kaitan itu.
Hasilnya adalah sebuah mobil yang dinamai Foxbat yang dibangun dari Jaguar XK150 buatan 1959 dan Morris Minor Traveller. Dengan kendaraan ini Steven bisa menikmati kenikmatan mengendarai mobil sport yang disajikan oleh Jaguar XK150, bersama anjing-anjing Labrador kesayangannya.
Saat ini Foxbat akan dijual di rumah lelang Bonhams yang akan diselenggarakan di Goodwood Revival pada 16 September. Diperkirakan kendaraan ini akan terjual di kiasaran harga US$50.000 hingga US$60.000 (antara Rp427 juta hingga Rp512,5 juta). (OL-07)
sumber : mediaoto
Home > Auto Klasik > Harley Sportster - DK Motorrad
If someone asked me to recommend a bike that would make a great cafe racer, a sportster wouldn't be high on the list. Actually, it probably wouldn't even be on the list at all. A young German bike builder living and working in Switzerland is trying to change that. Christian de Kant from DK Motorrad has been building bikes since he was 17, which might sound like a long time until you find out he is now only 22 years young. In this relatively short time he has built some very impressive bikes. He usually builds custom bikes based on old-school frames from the ’40s and ’50s. But his love of Harley's and cafe racers has led him to develop his own mass produced bolt on kits for 2006 and up Sportsters. Christian was inspired by the many 'bolt on' parts that can be found on Japanese bikes and thought: "why not do the same for sportsters?"
So Christian did a bit of research and found a company in Italy called MAS Engineering that could mass produces the parts he designed. Looking at MAS Engineering's website, these guys are no newcomers in manufacturing aluminium parts – they make parts for most brands of motorcycles. The DK Motarrad Cafe Racer kit consist of tank, seat, exhaust, front fender, pinion cover, belt cover, handle bars and fairing - and everything is made from high quality aluminium.
Whether or not you like the look of this Harley Sportster cafe racer, you have to give Christian credit where credit is due. To design these kits and have the tenacity to follow through with getting them manufactured in larger numbers is a real testiment to a guy of his age (meanwhile we're still struggling to print a few more more pipeburn t-shirts). We have a feeling we'll be hearing more from this ambitious Deutchman in the years to come.
You can check out the complete range of parts at the DK Motorrad store.


PS. The more attentive of you will have noticed that DK Motorrad is also a brand new sponsor of Pipeburn. In the interests of full disclosure we'd like to state that Christian's support of us had absolutely nothing to do with us choosing to featuring his bike; we just thought it was pretty damn sweet. As you were.
sumber :
http://www.pipeburn.com/home/2011/8/10/harley-sportster-dk-motorrad.html
If someone asked me to recommend a bike that would make a great cafe racer, a sportster wouldn't be high on the list. Actually, it probably wouldn't even be on the list at all. A young German bike builder living and working in Switzerland is trying to change that. Christian de Kant from DK Motorrad has been building bikes since he was 17, which might sound like a long time until you find out he is now only 22 years young. In this relatively short time he has built some very impressive bikes. He usually builds custom bikes based on old-school frames from the ’40s and ’50s. But his love of Harley's and cafe racers has led him to develop his own mass produced bolt on kits for 2006 and up Sportsters. Christian was inspired by the many 'bolt on' parts that can be found on Japanese bikes and thought: "why not do the same for sportsters?"
So Christian did a bit of research and found a company in Italy called MAS Engineering that could mass produces the parts he designed. Looking at MAS Engineering's website, these guys are no newcomers in manufacturing aluminium parts – they make parts for most brands of motorcycles. The DK Motarrad Cafe Racer kit consist of tank, seat, exhaust, front fender, pinion cover, belt cover, handle bars and fairing - and everything is made from high quality aluminium.
Whether or not you like the look of this Harley Sportster cafe racer, you have to give Christian credit where credit is due. To design these kits and have the tenacity to follow through with getting them manufactured in larger numbers is a real testiment to a guy of his age (meanwhile we're still struggling to print a few more more pipeburn t-shirts). We have a feeling we'll be hearing more from this ambitious Deutchman in the years to come.
You can check out the complete range of parts at the DK Motorrad store.
PS. The more attentive of you will have noticed that DK Motorrad is also a brand new sponsor of Pipeburn. In the interests of full disclosure we'd like to state that Christian's support of us had absolutely nothing to do with us choosing to featuring his bike; we just thought it was pretty damn sweet. As you were.
sumber :
http://www.pipeburn.com/home/2011/8/10/harley-sportster-dk-motorrad.html
Home > Auto Klasik > Sportsman Flyer Racer
Back in 1910 the world's first board track was opened at the Los Angeles Coliseum Motordome near Playa del Rey, California. Now, 100 years later, board track racers are again making a comeback to America's west coast. These stunning bikes are being hand-built in Gilroy, California by Pat Dolan who started the company out of passion for these classically styled motor bicycles. The “Sportsman Flyer Company” started not as a business, but as a hobby" he says. "I have built and collected cars and bicycles for years and have always wanted to add a Schwinn Whizzer motorized bicycle to my collection". So while Pat was searching for the right bike, he started seeing motorized bicycles around the place with newer two stroke engines. That's when he decided to build one and started the project with a vintage Schwinn Panther frame.
We'll let Pat go into more detail of how the Sportsman Flyer came about: "This particular frame, commonly called a straight bar frame because of it's unique middle frame tube in the front triangle, is very similar in shape to early motorcycles. Gas tanks were added into the pocket between the top and middle frame tubes on these early motorcycles, so it only made sense to build a gas tank to fit the Panther frame in the same fashion. Using my fabrication and CAD design skills I designed and built my first in-frame gas tank that fit the Panther frame perfectly. Soon I had people asking if I could build more of these gas tanks. As I continued with my own build I quickly discovered that most of the unique vintage style parts I needed were simply not available. This led to the development of a series of vintage style parts not available anywhere else. Soon people were requesting custom frame and tank kits, as well as seats, handlebars, wheels, and mounts for more powerful engines. The Sportsman Flyer Company was born."
This red 'Racer' model is said to be "true to it's namesake". The chassis comes set-up to house the two-stroke single cylinder Morini S6S 50cc engine - which gives you around 9.4 horses of power. To quote the Sportsman website: 'If you like the quick throttle response and durability of a modern two stroke engine, this is the model for you'.
These esquisite little racers even come with a certificate of authenticity, serial number and record of the original owners name and build date. The kits also start at 1920's prices (well almost) - for $1250 you receive a basic frame, fork and tank. The Morini engine will set you back a bit extra; they usually retail for around $660. Then all you need to do is dust off that leather helmet, polish those aviator goggles and wax your moustache. Huzzah!




(Thanks to Peter Brock for the tip - no, not that Peter Brock)
sumber :
http://www.pipeburn.com/home/2011/8/15/sportsman-flyer-racer.html
Back in 1910 the world's first board track was opened at the Los Angeles Coliseum Motordome near Playa del Rey, California. Now, 100 years later, board track racers are again making a comeback to America's west coast. These stunning bikes are being hand-built in Gilroy, California by Pat Dolan who started the company out of passion for these classically styled motor bicycles. The “Sportsman Flyer Company” started not as a business, but as a hobby" he says. "I have built and collected cars and bicycles for years and have always wanted to add a Schwinn Whizzer motorized bicycle to my collection". So while Pat was searching for the right bike, he started seeing motorized bicycles around the place with newer two stroke engines. That's when he decided to build one and started the project with a vintage Schwinn Panther frame.
We'll let Pat go into more detail of how the Sportsman Flyer came about: "This particular frame, commonly called a straight bar frame because of it's unique middle frame tube in the front triangle, is very similar in shape to early motorcycles. Gas tanks were added into the pocket between the top and middle frame tubes on these early motorcycles, so it only made sense to build a gas tank to fit the Panther frame in the same fashion. Using my fabrication and CAD design skills I designed and built my first in-frame gas tank that fit the Panther frame perfectly. Soon I had people asking if I could build more of these gas tanks. As I continued with my own build I quickly discovered that most of the unique vintage style parts I needed were simply not available. This led to the development of a series of vintage style parts not available anywhere else. Soon people were requesting custom frame and tank kits, as well as seats, handlebars, wheels, and mounts for more powerful engines. The Sportsman Flyer Company was born."
This red 'Racer' model is said to be "true to it's namesake". The chassis comes set-up to house the two-stroke single cylinder Morini S6S 50cc engine - which gives you around 9.4 horses of power. To quote the Sportsman website: 'If you like the quick throttle response and durability of a modern two stroke engine, this is the model for you'.
These esquisite little racers even come with a certificate of authenticity, serial number and record of the original owners name and build date. The kits also start at 1920's prices (well almost) - for $1250 you receive a basic frame, fork and tank. The Morini engine will set you back a bit extra; they usually retail for around $660. Then all you need to do is dust off that leather helmet, polish those aviator goggles and wax your moustache. Huzzah!
(Thanks to Peter Brock for the tip - no, not that Peter Brock)
sumber :
http://www.pipeburn.com/home/2011/8/15/sportsman-flyer-racer.html
Home > Auto Klasik > BMW R32

Pada tahun 1923, BMW memperkenalkan produk barunya, BMW R32, dalam sebuah pameran motor di Paris. Saat itu, motor belum dianggap sebagai kendaraan yang praktis (mungkin belum ada bengkel umum atau tambal ban Bro…belum lagi jumlah pom bensin yang sangat minim, atau jangan-jangan belum ada pom bensin ya???).
Apa yang istimewa di motor ini? Entahlah, hatiku pun tak tahu jawabnya…Begini, R32 ini dinilai tampil memukau pada pameran saat itu. Rancangan mesin boxer yang setia dipakai BMW dan bisa kita lihat di salah satu motor canggihnya, BMW HP2 Sport, dianggap konstruksi gabungan antara mesin dan gearbox yang sangat kompak. Konstruksi boxer memiliki keuntungan antara lain dalam hal pendinginan. Mesin boxer banyak menangkap udara yang dibutuhkan untuk menjaga suhu mesin tetap stabil, selain itu, gaya kan… Meskipun demikian, konstruksi ini tidak menguntungkan dalam soal aerodinamika (tidak masalah dalam hal ini, toh R32 bukan motor balap). Konstruksi boxer juga dinilai sangat merugikan ketika motor terjatuh, karena kepala silinder terancam rusak. Untuk mengatasi atau mengurangi risiko rusak saat terjatuh, BMW memasang pelindung dari besi baja di kepala silinder, kalau di foto, yang berwarna terang itu Bro, bentuknya kira-kira seperti jamur.
R32 memiliki mesin berkapasitas 494 cc yang menghasilkan 8,5 PS pada 3200 rpm. Mesin yang berkompresi 5:1 ini sanggup membawa motor berbobot full tank 122 Kg ini hingga 95-100 Km/jam. Bikers R32 bisa menempuh jarak lumayan jauh, sebab R32 diperlengkapi dengan tanki bensin berkapasitas 14 liter. Untuk menempuh jarak 100 Km, doi cuma minta jatah bensin 3 liter. Konsumsi bensin terbilang irit, wajar, sebab doi hanya memiliki 1 karburator BMW Spezial berventuri 22 mm. Pengapiannya pun mengandalkan produk Bosch. Seperti kita ketahui bersama, Bosch memang punya nama besar di dunia peranti pengapian dan alat-alat elektronik. Bosch sendiri berkarakter aji mumpung sehingga saat ini mengembangkan usaha ke bidang pakaian dan kosmetik pria (Hugo Bosch), restoran steak (abu Bosch) dan film action yang identik dengan Sylvester Stallone (ram Bosch 1-3)—(Blog yang menyesatkan, waspadalah…waspadalah!!!)
Kita kembali ke jalan yang benar… R32 termasuk motor berteknologi maju di saat itu. Sistem penyaluran tenaga dengan gardan bahkan sudah diadopsinya! Sepertinya sistem gardan sudah menjadi salah satu identitas penting motor-motor BMW disamping konstruksi mesin boxer dan suspensi telelever. Konstruksi gearbox 3 tingkat percepatan yang kompak dengan gardan memberikan keuntungan dalam hal perawatan dan keawetan gardan, karena gardan senantiasa terlumasi oleh oli dari bak mesin. Soal kualitas gardan juga tidak perlu diragukan. Tidak heran hingga saat ini masih banyak BMW old timer di Indonesia seperti R25, R26, R27, R51 dan sebagainya yang masih keluyuran dengan gardan asli bawaan lahir. Dalam segi kenyamanan, baru suspensi depan saja yang bisa dijumpai, yakni model daun (benar tidak Bro? Itu lho, seperti yang digunakan mobil dan truk…kalau tidak pakai per keong, pakainya per daun kan? Silakan dilihat sendiri gambarnya, maaf, baru belajar…). Untuk peredaman di sektor belakang yang masih rigid, hanya mengandalkan redaman dari ban dan per di bawah jok.
R32 tergolong mahal dibandingkan produk sekelasnya. Hanya saja, kualitas dan konstruksi yang memang lebih baik tidak menghalangi bikers, yang saat itu mayoritas dipastikan tajir, meminang R32 (jaman dulu Bro… hanya segelintir orang yang sanggup menebus benda ajaib masa itu yang namanya sepeda motor). R32 yang sukses di pasar hanya diproduksi dalam rentang waktu 1923-1926. Motor klassik ini hanya diproduksi sejumlah 3090 unit saja. Belum tentu semuanya masih eksis atau dalam keadaaan terawat dan layak jalan.. Ingatlah kehancuran yang disebabkan Perang Dunia II! Adakah bikers tanah air yang memilikinya?? Kalau ada, saya cuma bisa bilang: congratulations! Menyimpan motor ini lebih menguntungkan dibandingkan menyimpan emas…
Sumber:
Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
http://www.wolfbmw.com/
http://www.bmbikes.co.uk/
Pada tahun 1923, BMW memperkenalkan produk barunya, BMW R32, dalam sebuah pameran motor di Paris. Saat itu, motor belum dianggap sebagai kendaraan yang praktis (mungkin belum ada bengkel umum atau tambal ban Bro…belum lagi jumlah pom bensin yang sangat minim, atau jangan-jangan belum ada pom bensin ya???).
Apa yang istimewa di motor ini? Entahlah, hatiku pun tak tahu jawabnya…Begini, R32 ini dinilai tampil memukau pada pameran saat itu. Rancangan mesin boxer yang setia dipakai BMW dan bisa kita lihat di salah satu motor canggihnya, BMW HP2 Sport, dianggap konstruksi gabungan antara mesin dan gearbox yang sangat kompak. Konstruksi boxer memiliki keuntungan antara lain dalam hal pendinginan. Mesin boxer banyak menangkap udara yang dibutuhkan untuk menjaga suhu mesin tetap stabil, selain itu, gaya kan… Meskipun demikian, konstruksi ini tidak menguntungkan dalam soal aerodinamika (tidak masalah dalam hal ini, toh R32 bukan motor balap). Konstruksi boxer juga dinilai sangat merugikan ketika motor terjatuh, karena kepala silinder terancam rusak. Untuk mengatasi atau mengurangi risiko rusak saat terjatuh, BMW memasang pelindung dari besi baja di kepala silinder, kalau di foto, yang berwarna terang itu Bro, bentuknya kira-kira seperti jamur.
R32 memiliki mesin berkapasitas 494 cc yang menghasilkan 8,5 PS pada 3200 rpm. Mesin yang berkompresi 5:1 ini sanggup membawa motor berbobot full tank 122 Kg ini hingga 95-100 Km/jam. Bikers R32 bisa menempuh jarak lumayan jauh, sebab R32 diperlengkapi dengan tanki bensin berkapasitas 14 liter. Untuk menempuh jarak 100 Km, doi cuma minta jatah bensin 3 liter. Konsumsi bensin terbilang irit, wajar, sebab doi hanya memiliki 1 karburator BMW Spezial berventuri 22 mm. Pengapiannya pun mengandalkan produk Bosch. Seperti kita ketahui bersama, Bosch memang punya nama besar di dunia peranti pengapian dan alat-alat elektronik. Bosch sendiri berkarakter aji mumpung sehingga saat ini mengembangkan usaha ke bidang pakaian dan kosmetik pria (Hugo Bosch), restoran steak (abu Bosch) dan film action yang identik dengan Sylvester Stallone (ram Bosch 1-3)—(Blog yang menyesatkan, waspadalah…waspadalah!!!)
Kita kembali ke jalan yang benar… R32 termasuk motor berteknologi maju di saat itu. Sistem penyaluran tenaga dengan gardan bahkan sudah diadopsinya! Sepertinya sistem gardan sudah menjadi salah satu identitas penting motor-motor BMW disamping konstruksi mesin boxer dan suspensi telelever. Konstruksi gearbox 3 tingkat percepatan yang kompak dengan gardan memberikan keuntungan dalam hal perawatan dan keawetan gardan, karena gardan senantiasa terlumasi oleh oli dari bak mesin. Soal kualitas gardan juga tidak perlu diragukan. Tidak heran hingga saat ini masih banyak BMW old timer di Indonesia seperti R25, R26, R27, R51 dan sebagainya yang masih keluyuran dengan gardan asli bawaan lahir. Dalam segi kenyamanan, baru suspensi depan saja yang bisa dijumpai, yakni model daun (benar tidak Bro? Itu lho, seperti yang digunakan mobil dan truk…kalau tidak pakai per keong, pakainya per daun kan? Silakan dilihat sendiri gambarnya, maaf, baru belajar…). Untuk peredaman di sektor belakang yang masih rigid, hanya mengandalkan redaman dari ban dan per di bawah jok.
R32 tergolong mahal dibandingkan produk sekelasnya. Hanya saja, kualitas dan konstruksi yang memang lebih baik tidak menghalangi bikers, yang saat itu mayoritas dipastikan tajir, meminang R32 (jaman dulu Bro… hanya segelintir orang yang sanggup menebus benda ajaib masa itu yang namanya sepeda motor). R32 yang sukses di pasar hanya diproduksi dalam rentang waktu 1923-1926. Motor klassik ini hanya diproduksi sejumlah 3090 unit saja. Belum tentu semuanya masih eksis atau dalam keadaaan terawat dan layak jalan.. Ingatlah kehancuran yang disebabkan Perang Dunia II! Adakah bikers tanah air yang memilikinya?? Kalau ada, saya cuma bisa bilang: congratulations! Menyimpan motor ini lebih menguntungkan dibandingkan menyimpan emas…
Sumber:
Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007.
http://www.wolfbmw.com/
http://www.bmbikes.co.uk/